Mengintip Kerajinan Kaligrafi Kuningan di Tengaran Semarang

Mujtaid Al Fatah, warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang membuat kerajinan kaligrafi dari bahan kuningan.

Mengintip Kerajinan Kaligrafi Kuningan di Tengaran Semarang
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Mujtaid Al Fatah, warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pembuat kerajinan kaligrafi dari bahan kuningan 

Selain 50 persen harganya lebih murah, masyarakat menilai kaligrafi garapan Fatah lebih halus.

"Saya membuat usaha kaligrafi kuningan ini, tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga bagian dari syiar Islam," imbuhnya.

Saat ini banyak pesanan datang dari luar Kabupaten Semarang. Para pembeli awalnya hanya iseng membeli produknya. Namun kemudian kembali lagi dan membawa contoh gambar yang diinginkan

Kini Fatah bisa mengerjakan sendiri kaligrafi kuningan dengan bentuk tersulit.

Pernah suatu ketika pelanggan datang dengan membawa cotoh bentuk kaligrafi yang memang sulit untuk dikerjakan menggunakan plat, tapi harus langsung ditulis menggunakan cairan kuningan.

"Dalam proses ini pembuatan kaligrafi harus sekali buat, cepat, dan tidak boleh salah. Bila salah dan kuningan mengering, maka tidak dapat dihapus," terang ustad di Pondok Pesantren Bener ini.

Harga kaligrafi kuningan buatan Fatah dijual mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 4 juta.

Penulis: amanda rizqyana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved