Breaking News:

LIPUTAN KHUSUS

Penonton Sempat Harus Jongkok di Kursi Stadion Citarum

Perihal pengadaan kursi di tribun stadion, ia mengaku senang, lantaran hal itu dirasa akan membuat penonton semakin nyaman.

Editor: iswidodo
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Pekerja sedang membongkar kursi single seat yang beberapa waktu lalu sudah terpasang di Stadion Citarum Semarang, Rabu (3/1). Dengan adanya pembenahan ini di harapkan penonton bisa lebih nyaman saat menikmati pertandingan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terik mentari terasa begitu menyengat siang itu. Seorang pria tampak duduk bersantai, berteduh, di tribun barat Stadion Citarum, lokasi proyek Pemkot Semarang lain 2017 yang juga belum rampung.

Sesekali ia memandang para pekerja yang masih melakukan pemasangan kursi di lantai trap tribun. Sebut saja Marwan. Ia mengaku warga ‎dari perkampungan di sekitar stadion.

Perihal pengadaan kursi di tribun stadion, ia mengaku senang, lantaran hal itu dirasa akan membuat penonton semakin nyaman. Tetapi, pemasangan kursi di tribun timur sempat membuatnya keheranan.

Terlebih, saat deretan kursi di tribun itu menjai viral, usai digelarnya pertandingan persahabatan antara PSIS Semarang vs PPLM Jakarta, Kamis (28/12) lalu, lantaran tak menyisakan ruang untuk kaki penonton, sehingga mereka terpaksa jongkok di atas kursi.

"Proyeknya seperti dipaksakan, kejar tayang. Masak iya, desain pemasangan kursinya seperti itu, seperti asal pasang, tak ada perencanaan," ucapnya, kepada Tribun Jateng, beberapa waktu lalu.

Bahkan, kursi yang terpasang di Stadion Citarum itu sempat mendapat sorotan stadiumdb.com, media asing yang mengulas seputar stadion-stadion di berbagai belahan dunia.

‎Stadion Citarum beralamat di Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, berseberangan dengan letak RS Pantiwilasa. Stadion itu diresmikan penggunaannya oleh Menpora Abdul Gafur pada Februari 1983.

‎Kewenangan pengelolaan stadion itu berada di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Kota Semarang.

Tetapi, proyek pengadaan dan pemasangan kursi stadion yang menelan dana Rp 7,95 miliar dari APBD-P tahun 2017 itu dilaksanakan Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang.

‎Sekretaris Distaru Kota Semarang, Irwansyah mengatakan, mulanya penganggaran pengadaan dan pemasangan kursi stadion itu berada di Dinpora. Tetapi, seiring dengan berjalannya waktu kemudian diserahkan kepada Distaru.‎

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved