Masih Berada di Dasar Klasemen Piala Presiden Grup E, Begini Kata Direktur Teknik PSIS Semarang
Meski berat, PSIS optimistis bisa meraih poin penuh dalam dua pertandingan sisa yang masih harus dihadapi.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang memasang target menang untuk bisa lolos dari babak penyisihan Grup E, Piala Presiden 2018.
Meski berat, PSIS optimistis bisa meraih poin penuh dalam dua pertandingan sisa yang masih harus dihadapi.
Terdekat, tuan rumah Arema FC akan menjadi hadangan PSIS, tanggal 25 Januari.
Kemudian berlanjut dipertandingan terakhir, tim asal Kota Semarang ini meladeni Persela Lamongan (30/1/2018).
Baca: Hampir Seluruh Pemain PSIS Semarang Siap Tempur Lawan Arema FC. Hanya Satu yang Absen
Tanpa harus melihat hasil pertandingan lainnya, PSIS bisa dipastikan lolos dari babak penyisihan Grup E, jika bisa memenangi dua pertandingan melawan tim asal Jawa Timur tersebut.
Menurut Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho, saat ini Mahesa Jenar memang masih bercokol di posisi terakhir klasemen, dengan nol poin setelah kalah dari Bhayangkara FC.
Namun kesempatan lolos masih terbuka lebar, karena belum ada satu tim di Grup E yang dipastikan lolos ke fase selanjutnya.
"Kalau PSIS mau lanjut, di dua pertandingan sisa harus bisa memenangkan dua pertandingan. Saat ini belum ada yang bisa dianggap lolos. Karena hanya juara grup dan runner up terbaik yang bisa lolos," kata Agung, Selasa (23/1/2018).
Baca: PSIS Lawan Arema FC, Subangkit Masih Ragu Turunkan Dua Pemain Asing ini
Adapun untuk melawan Arema, ia berharap para pemain mampu bermain tanpa beban.
Karena tim yang dihadapi merupakan tim besar sekaligus berstatus sebagai tuan rumah.
"Mereka sudah punya pengalaman saat lawan Bhayangkara. Dan sebetulnya mereka mampu. Jadi lawan Arema, mereka harus enjoy dan bisa memanfaatkan peluang dengan baik," kata Agung.
Lebih lanjut, ia menambahkan, hasil dari dua kali kalah saat bertemu Arema di laga uji coba sebelumnya, menjadi modal penting saat akan bertemu untuk kali yang ketiga.
"Jangan sampai kalah untuk yang ketiga kalinya lah. Tinggal sekarang, bagaimana memanfaatkan celah-celah. Dan dari segi mental, waktu melawan Bhayangkara mereka sudah sangat siap," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/memantau_20180123_210136.jpg)