Kasus Perampokan

INI SOSOK Dua Pelajar SMK yang Tega Membunuh Sopir Taksi Online

INI SOSOK Dua Pelajar SMK yang Tega Membunuh Sopir Taksi Online. Orangtua pelaku adalah PNS

INI SOSOK Dua Pelajar SMK yang Tega Membunuh Sopir Taksi Online
tribunjateng/ist
Dua pelajar ditangkap polisi diduga sebagai pelaku pembunuhan perampokan driver Grab, 22 Januari 2018. Dua pelaku adalah pelajar kelas X di SMK Negeri di Kota Semarang. 

Senada dengan Suharto, Adi Prasetyo ketua RT 5 RW 4 Jalan Lemah Gempal 5, tempat tersangka IBR tinggal juga menyatakan keseharian remaja itu tidak tampak seperti anak nakal.

"Saya terkejut sekali mendengar kabar ini, anak kemarin sore yang saya lihat bermain di jalan sudah tega melakukan perbuatan seperti itu," jelas Adi.

IBR tinggal di lingkungan tersebut sejak usia 7 tahun bersama ayah angkat dan ibu angkatnya. Pada usia 10 tahun, ayah angkat yang juga pamannya tersebut meninggal dunia. Sejak itu ia tinggal bersama ibu angkatnya.

"Semenjak beranjak remaja, orangnya memang tidak begitu akrab dengan tetangga, lebih sering main dengan teman-teman seumuran, kumpul di depan rumahnya itu," jelas Adi kepada Tribun Jateng.

Ia memaparkan, di wilayah tersebut orang tua angkat IBR juga termasuk ke dalam orang terpandang yang berprofesi sebagai PNS.

"Ya memang saya lihat kadang kumpul sampai malam dengan teman-temannya tapi nggak sampai melibihi jam malam karena jalanan sini kami portal," beber Adi.

Ia juga tidak pernah melihat ada minuman keras, atau barang haram yang lain saat IBR dan rekan-rekannya berkumpul.

"Malah saya senang kalau mereka kumpul jadi reramaian karena daerah sini kan sepi," pungkasnya.
IBR disuga kuat sebagai pelaku yang melakukan eksekusi terhadap Deni Setiawan. Barang bukti belati sepanjang 30 cm yang digunakan menggorok adalah miliknya dan ia simpan di rumah. (tribunjateng/cetak/val)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved