Breaking News:

Unik, Wisata Religi Desa Giren Kabupaten Tegal Gabungkan Ilmu Pengetahuan dan Agama

Religius, itulah satu di antara misi yang hendak diterapkan melalui pembukaan Desa Wisata Religi.

Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Suasana saat Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tegal, Suharinto, melakukan sambutan di Desa Wisata Religi Giren, Rabu (34/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - "Di Pondok ini terbuka untuk umum bagi siapa saja yang belajar tentang agama," tutur Ahmad Suyanto (52), staf Humas Pondok Pesantren At-Taudyyah Giren, kepada Tribunjateng.com.

Hal tersebut ia utarakan usai peresmian Desa Wisata Religi oleh Bupati Tegal Enthus Susmono.

Jika pada umumnya beberapa objek wisata adalah alam, ziarah walisongo, dan kuliner.

Pemerintah Kabupaten Tegal mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tegal yakni Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tegal yang Unggul, Mandiri, Berbudaya, Religius dan Sejahtera satu di antaranya melalui wisata religi Giren.

Religius, itulah satu di antara misi yang hendak diterapkan melalui pembukaan Desa Wisata Religi.

"Sebenarnya sebelum diresmikanpun, Pondok ini dan Desa ini sudah menjadi wisata religi bagi para penduduk yang ingin menimba ilmu agama. Pemerintah tentu mendukung adanya kegiatan tersebut," tutur Enthus Susmono, Bupati Tegal, kepada Tribunjateng.com usai acara, Rabu (24/1/2018).

Baca: Bupati Enthus Secara Simbolis Salurkan Beras Sejahtera ke 81 Ribu Warga Kabupaten Tegal

Dari keterangan Humas Pondok, wisata yang ditawarkan yakni wisata ilmu pengetahuan berbasis agama.

"Semua orang bisa belajar apa saja di sini, kami juga mengadakan pengajian rutin di hari Selasa untuk perempuan, bisa saja orang bertamu untuk belajar akidah," terang Ahmad Suyanto (52) kepada Tribunjateng.com.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved