Anak dan Suaminya Meninggal, Nenek Ini Tinggal Sendirian di Gubuk Tengah Sawah yang Angker

Gubuk yang berada di tengah sawah milik Pabrik Gula Kersana, menjadi singgahannya saat ini.

Anak dan Suaminya Meninggal, Nenek Ini Tinggal Sendirian di Gubuk Tengah Sawah yang Angker
Fatonah hidup sendirian di gubuk tengah sawah Kabupaten Brebes 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES - 'Mampirlah ke gubuk saya' majas litotes ini kerap digunakan untuk mengecilkan kenyataan dengan tujuan untuk merendahkan hati.

Padahal, gubuk yang dimaksud yakni rumah mewah nan besar.

Bagi Fatonah (65), kata tersebut bukanlah majas, namun kata yang sebenarnya atau sesuai dengan fakta.

Setelah menjual rumah satu satunya, warga Desa Ciampel, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes itu, memutuskan untuk merantau di Riau.

Ia memutuskan mencari penghidupan di daerah orang lantaran suaminya sudah meninggal puluhan tahun silam.

Anak satu-satunya juga meninggal pada usia tujuh bulan.

Selama tiga bulan bekerja jadi juru masak di Riau, ia akhirnya pulang ke kampung halaman pada 2015 lalu.

Pulang di Kota Bawang, ia bingung harus tinggal dimana. Akhirnya ia menumpang di rumah temannya.

"Karena rumah sudah dijual, saya tinggal di rumah teman. Namun tidak kerasan, cuma sebulan di sana," kata Fatonah, Kamis (25/1/2018).

Halaman
1234
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved