Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gadis Semarang Yang Disunting Gubernur Kalteng Peroleh Gelar Nyai Rantian Intan

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, resmi menikahi gadis asal Semarang, Yulistro Ivo Azhar.

Instagram
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan Yulistra Ivo Azhari 

TRIBUNJATENG.COM - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, resmi menikahi gadis asal Semarang, Yulistro Ivo Azhar. Pesta pernikahan berlangsung dengan dua adat berbeda, yakni Dayak dan Jawa Tengah.

Sugianto Sabran (44) mendapatkan gelar kebangsawanan, yakni Kanjeng Raden Temanggung Hario Sugianto Sabran Sri Lintang Notoprojo, saat menikahi Ivo (25), di Istana Isen Mulang, Palangkaraya, rumah jabatan gubernur Kalteng, Kamis (25/1).

Pernikahan dua adat yang berbeda ini berlangsung meriah. Prosesi pernikahan dilakukan dengan dua adat berbeda. Diawali dengan prosesi adat Dayak Kalimantan Tengah lalu dilanjutkan dengan adat Jawa Tengah.

Pada saat pernikahan adat Dayak Kalimantan Tengah, Yulistra Ivo Azhar mendapat gelar Nyai Rantian Intan. Artinya, ialah seorang perempuan yang mampu menjaga kesucian dan kehormatan keluarga serta membawa cahaya kedamaian bagi masyarakat.

Sebagai istri seorang gubernur Kalteng, Yulistra harus bisa menjadi cahaya kedamaian bagi masyarakat, mendampingi sang suami dalam mengemban tugas melayani dan mengayomi seluruh warga Bumi Tambun Bungai.

Pemberian gelar adat tersebut dilakukan dengan penyerahan barang adat Sangku dan kalung Lilis Tamiyang. Dua barang adat itu diserahkan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, Agustiar Sabran. Setelah pemberian gelar adat Dayak, beberapa tetua adat kemudian menyalami Nyai Rantian Intan Yulistra Ivo Azhari dan memberinya ucapan selamat.

Sementara itu, pada saat prosesi pernikahan adat Jawa, Sugianto Sabran juga menerima gelar dari Keraton Pakualaman, Yogyakarta. Penganugarahan gelar dilangsungkan setelah prosesi sungkeman sesaat sebelum ijab kabul dilaksanakan.

Gelar yang diberikan kepada Sabran, yakni Kanjeng Raden Tumenggung Hario Sugianto Sabran Sri Lintang Noto Projo. Gelar ini diberikan kepada mantan suami artis Ussy Sulistiawaty tersebut sebagai seorang pemimpin yang memiliki sifat mengayomi dan melestarikan adat budaya dengan baik.

Sabran juga diharapkan bisa menjadi seorang pemimpin yang mengayomi keluarga dan masyarakat Kalimantan Tengah serta bisa menjaga keutuhan dan melestarikan adat budaya.

Tanpa bulan madu

Sugianto Sabran pun memilih bekerja setelah pernikahannya. "Kami bersyukur acara pernikahan kami berjalan baik dan lancar, Alhamdulillah, ini berkah dari Allah, kami tidak ada rencana melakukan bulan madu karena bapak akan langsung bekerja," ujar Ivo, beberapa saat sesudah pesta pernikahannya.

Sugianto dan Ivo tampak sangat berbahagia usai melakukan acara pernikahan tersebut. Bahkan saat menyaksikan kirap budaya, keduanya dengan mengenakan baju adat kebaya banyak tertawa saat ditanya soal bulan madu.

Ternyata perbedaan umur yang terpaut 19 tahun tak menghalangi keduanya untuk membina rumah tangga. Ivo adalah wanita kelahiran 26 Juli 1992, sementara Sabran lahir pada 25 Mei 2016.

Bagi Sabran, pernikahan dengan Ivo merupakan pernikahan keduanya. Sebelum menikahi Ivo, Sabran gagal membina rumahtangga bersama artis Ussy Sulistiawaty, yang kini menikah dengan presenter Andhika Pratama. (Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved