Pembangunan Bendung Karet Banjir Kanal Barat Dimulai, Telan Anggaran Rp 148 Miliar

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana telah memulai pembangunan bendung karet di sungai banjir kanal barat (BKB).

Pembangunan Bendung Karet Banjir Kanal Barat Dimulai, Telan Anggaran Rp 148 Miliar
tribunjateng/tim liputan khusus
Lebar sungai yang semula 20 meter kini hanya tinggal 5 meter. BKT akan dinormalisasi mulai tahun 2017. Gambar adalah animasi desain BTK masa depan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana telah memulai pembangunan bendung karet di sungai banjir kanal barat (BKB).

Saat ini, proyek tersebut baru tahap persiapan yang meliputi pengurukan.

Kepala BBWS Pemali Juana, Ruhban Ruzziyanto mengatakan, bendungan itu nantinya berfungsi sebagai penahan intrusi air laut dan menjaga debit air, serta mendorong flashing sedimen sungai.

Pembangunan bendung karet BKB konsepnya adalah bendungan bergerak.

Bendungan ini berfungsi sebagai penahan intrusi air laut dan menjaga debit air.

"Saat ini tahap persiapan meliputi pengurukan dan pembersihan. Pembebasan lahan tidak ada, karena kegiatan pembangunan ini dilakukan di lahan milik kita sendiri. Pekerjaannya nanti separuh dulu di salah satu sisi," kata Ruhban, Minggu (28/1/2018).

Ruhban menuturkan, pembangunan bendung akan akan menelan anggaran Rp 148 miliar.

Nantinya bendungan itu juga akan dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi dan wisata air.

Kontrak pengerjaan proyek pembangunan bendung karet BKB tersebut telah dilakukan sejak November 2017 lalu.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved