Kasus Perampokan

KENAPA Kamar Tidur Dera Berantakan dan Mayatnya Ditemukan Tanpa Busana Terjawab

KENAPA Kamar Tidur Dera Berantakan dan Mayatnya Ditemukan Tanpa Busana Terjawab. Turut berduka untuk keluarga Dera Dirgahayu (38)

KENAPA Kamar Tidur Dera Berantakan dan Mayatnya Ditemukan Tanpa Busana Terjawab
tribunjateng/akbar hari mukti/ist
Gelar perkara kasus Dera Dewanti dengan tersangka Beki Apriyanto di Mapolres Boyolali, Senin (29/1/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Turut berduka untuk keluarga Dera Dirgahayu (38) dan salut untuk kerja keras Polres Boyolali yang bergerak cepat mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap korban.

Kabar duka dan heboh, bermula ketika warga menemukan mayat cantik tanpa busana, tangan terikat, mulut disumpal, leher dijerat tali tas di rerumputan pinggir jalan di sebelah selatan Waduk Cengklik, Sawahan kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali, Senin 22 Januari 2018 pagi. Hal itu segera heboh di media sosial, dan Polres Boyolali bertindak cepat mengevakuasi, mengidentifikasi dan autopsi terhadap tubuh gadis kelahiran Salatiga tersebut.

Hari itu juga teridentifikasi bahwa mayat cantik itu adalah Dera Dewanti Dirgahayu, warga Tembalang Kota Semarang yang bekerja di BPR Cita Dewi di Colomadu, dan tinggal sendirian di rumah di Perumahan Sawahan Indah 6 Ngemplak Boyolali.

Teman-teman Dera memberikan kesaksian bahwa almarhum adalah pribadi yang ramah dan baik hati serta tipe pekerja keras. Dia disemayamkan di Sendangmulyo Tembalang dan dimakamkan 23 Januari di Jangli Candisari Semarang. Pelayat pun ramai berdatangan, termasuk karangan bunga ucapan duka dari alumni sekolahnya yaitu SMPN 17 Semarang, SMAN 9 Semarang dan Universitas Semarang atau USM. Semua turut berduka dan keluarga besar Dera berharap agar polisi segera menangkap serta memberikan hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku.

Barang-barang Dera di rumahnya di Ngemplak hilang, termasuk mobil Honda Jazz, handphone dan lain-lain. Beberapa saksi diperiksa oleh Polres Boyolali, antara lain tetangga korban, teman kerja, teman dekat korban, saksi yang menemukan mayat korban dan lain-lain. Tanggal 24 Januari, setelah polisi memerika saksi, dan telah mengetahui hasil autopsi mayat korban, sudah ada ambil kesimpulan atau mengerucut kepada seseorang pelaku. Meski hal itu belum dijabarkan oleh polisi karena pelaku belum tertangkap.

Tanggal 25 Januari posisi pelaku terlacak, mobil honda Jazz juga terdeteksi. Tim Polres Boyolali bergerak cepat. Mobil honda Jazz milik Dera ditemukan terparkir di Stasiun Bekasi Kota. Sedangkan pelaku adalah KY ditangkap di Riau, tepatnya di Indragiri Hulu, Jumat (26/1/2018) siang. KY tak berkutik saat tim Polres Boyolali meringkusnya.

Keterangan dari pelaku mengungkap banyak hal. Teka-teki kenapa Dera ditemukan dalam kondisi (maaf) tidak mengenakan busana. Kenapa kamar korban berantakan seolah-olah baru saja terjadi sesuatu. Dan juga kondisi tubuh Dera yang masih segar belum membiru, juga terjawab karena memang kejadian adalah pada Minggu malam atau Senin (22/1) dirihari. Sedangkan tubuh Dera ditemukan warga yang lewat jalan tersebut pada Senin pagi, jam berangkat kerja.

Berdasar pemeriksaan Polres Boyolali terhadap pelaku KY bahwa, kejadian ini adalah murni pencurian disertai kekerasan atau perampokan. Dera yang biasanya bolak balik Boyolali Semarang pada akhir pekan dihafal oleh pelaku. Padahal hari Sabtu 20 Januari Dera ikut rapat di Semarang untuk persiapan reuni SMPN 17 Semarang. Kemudian Minggu Dera sudah berada di Ngemplak Boyolali.

Minggu malam pelaku KY (21) sudah berhasil masuk rumah Dera. Tujuannya adalah untuk mencuri harga benda Dera. KY adalah penjudi. Dia sering kalah main judi. KY warga setempat atau tetangga blok Dera. Meski secara individu KY tidak mengenal Dera namun dia hafal situasi rumah itu karena sering lewat depan rumah Dera.

Saat pelaku melancarkan aksinya dalam rumah tersebut, Dera yang tidur sendirian terbangun karena dengar suara berisik. Dera teriak begitu lihat dalam rumahnya ada orang tak dikenalnya. Pelaku panik karena tepergok Dera.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved