Kasus Perampokan

TEPERGOK, Perampok Melawan dan Memutus Kalung Anak Gadis Ini Pakai Golok

Perampok menggasak perhiasan dan uang tunai Rp 800 ribu di rumah Sri (46), Desa Undaan Lor Kudus, Senin (29/1/2018).

TEPERGOK, Perampok Melawan dan Memutus Kalung Anak Gadis Ini Pakai Golok
TRIBUNJATENG/RIFQI GOZALI
TEPERGOK - Seorang perampok menggasak perhiasan dan uang tunai Rp 800 ribu di rumah Sri Hayati (46), Desa Undaan, Kudus, Senin (29/1/2018). Sri Hayati saat menunjukkan kamarnya yang diacak-acak oleh pelaku. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Seorang perampok berhasil menggasak perhiasan dan uang tunai sebesar Rp 800 ribu di rumah Sri Hayati (46), Desa Undaan Lor RT 1 RW 2, Undaan, Kudus, Senin (29/1/2018).

Sri Hayati pemilik rumah mengatakan, kejadian terjadi sekira pukul 09.30 WIB. Saat pelaku masuk ke dalam rumah, hanya ada anak keduanya, Ana Nurul Fitriani (20), yang berada di dalam rumah.

"Saat itu yang di rumah hanya ada anak saya yang nomor dua. Biasanya memang kalau pagi rumah kosong, anak-anak pada kuliah dan sekolah, sementara saya jualan di pasar," kata Sri Hayati.

Dari pengakuan anak keduanya, katanya, pelaku seorang diri mengendarai sepeda motor RX King diparkirkan di depan rumah.

Setelah itu pelaku masuk melalui pintu belakang dengan cara dicongkel.

"Saat (pelaku) berada di dalam rumah, anak saya memergokinya. Oleh anak saya dikira kakaknya yang baru pulang dari kuliah. Ternyata ada orang yang sedang mengacak-acak lemari," katanya.

Saat memergoki, anak keduanya itu diancam pelaku menggunakan golok. Si anak diancam menggunakan senjata tajam untuk tidak berteriak atau berlari keluar.

"Anak saya diancam pakai golok. Tidak boleh keluar atau pun berteriak. Anak saya juga diminta menujukkan uang yang disimpan," katanya.

Pelaku berhasil menggasak uang tunai Rp 800 ribu. Tidak puas dengan yang telah didapat, akhirnya pelaku memaksa anak kedua pemilik rumah untuk melepas kalung seberat 5 gram yang dikenakan.

"Tak kunjung bisa lepas kalung anak saya, akhirnya pelaku memotong kalung anak saya pakai golok," katanya.

Saat ini, kondisi anaknya masih trauma atas kejadian yang menimpa keluarganya.

Sementara, Kapolsek Undaan AKP Anwar menjelaskan, pihaknya saat ini masih memburu pelaku. Menurutnya, pelaku hanya satu orang.

"Kami sudah mintai keterangan dari korban. Pelaku berhasil melarikan diri. Saat ini kami masih memburu," katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved