Wali Kota Semarang Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Rusunawa yang Rusak

Mulai dari bangunan fisik yaitu dinding yang sudah retak, tangga lantai yang rusak, lingkungan yang gersang hingga kerusakan kecil lainnya.

Wali Kota Semarang Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Rusunawa yang Rusak
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN Rusunawa Kaligawe Semarang. Sejumlah calon penghuni rusunawa Karangroto kena pungutan liar oleh oknum orang dalam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kondisi rumah susun sewa (Rusunawa) Kaligawe saat ini banyak kerusakan.

Mulai dari bangunan fisik yaitu dinding yang sudah retak, tangga lantai yang rusak, lingkungan yang gersang hingga kerusakan kecil lainnya.

Atas kondisi tersebut, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta warga penghuni rusunawa untuk ikut memelihara rusunawa dan lingkungannya.

"Misal ada kerusakan kran, lampu listrik, tolong diganti sendiri. Jangan semua dibebankan ke Pemkot. Itu kan di wilayah warga sendiri jadi ikut memperbaiki demi kenyamanan," kata Hendi, sapaan Hendrar Prihadi, saat menerima audiensi warga penghuni Rusunawa Kaligawe, Senin (29/1/2018).

Baca: Terkait Demo PKL Hari Ini, Dinas Perdagangan Kota Semarang: Ini Bukan Penggusuran Melainkan Penataan

Terkait kerusakan fisik di antaranya dinding dan tangga lantai yang rusak, Hendi memerintahkan Dinas Pertamanan dan Permukiman (Disperkim) untuk segera menindaklanjutinya.

Hendi meminta kerusakan tersebut segera dilakukan perbaikan menggunakan anggaran pemeliharaan.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Muthohar mengatakan, di Kota Semarang terdapat 7 rusunawa yang dikelolanya.

Kondisi Rusunawa yang banyak kerusakan, diakuinya juga terjadi di rusunawa lainnya.

"Kami tahun ini ada perawatan untuk berbagai kerusakan rusunawa di antaranya ternit, cat kusam, dan lainnya. Untuk perawatan ada anggarannya. Dalam waktu dekat kita action," kata Muthohar.

Hanya saja, Muthohar tidak hapal berapa besaran anggaran pemeliharaan dan perawatan tiap Rusunawa.

Namun yang pasti pihaknya telah menganggarkan tiap tahun untuk pemeliharaannya.

"Kalau mengenai PKL agar lingkungan rusunawa ramai, akan kami kaji bersama. Kalau memungkinkan, tentu bisa dijalankan," paparnya.(*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved