Haudi Abdillah: Alhamdulillah Meski Kandas Kami Puas

Alhamdulillah akhirnya kami bisa raih tiga poin. Kami berhasil karena bermain disiplin sesuai instruksi pelatih

Haudi Abdillah: Alhamdulillah Meski Kandas Kami Puas
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL S
Aksi Haudi Abdillah (kostum biru) saat membantu penyerangan PSIS di area Pertahanan Persela, saat keduanya bentrok di laga pamungkas Grup E Piala Presiden (30/1/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Kapten tim PSIS Semarang, Haudi Abdillah, mengaku puas dengan hasil kemenangan atas Persela Lamongan pada laga terakhir Mahesa Jenar di Grup E Piala Presiden, Selasa (30/1).

"Alhamdulillah akhirnya kami bisa raih tiga poin. Kami berhasil karena bermain disiplin sesuai dengan instruksi pelatih. Meski kami kalah secara penguasaan bola, tapi kami bisa meraih kemenangan," kata Haudi.

Pemain yang baru saja melepas masa lajang tersebut juga menyebut, selama tiga kali bertanding di Piala Presiden, ia dan rekan-rekannya mendapat pelajaran berharga mengikuti turnamen pra musim Liga 1 tersebut.

Pemain PSIS merayakan gol yang dicetak Bayu Nugroho, saat PSIS bertemu Persela di babak penyisihan Grup E Piala Presiden (30/1/2018)
Pemain PSIS merayakan gol yang dicetak Bayu Nugroho, saat PSIS bertemu Persela di babak penyisihan Grup E Piala Presiden (30/1/2018) ()

"Meski kandas di babak penyisihan, kami tetap puas. Yang terpenting saat ini kami harus menyiapkan diri lebih maksimal lagi, sebelum masuk di kompetisi sesungguhnya," kata Haudi.

Di kubu Persela, full back kanan M Agung Pribadi, mengatakan, sebelum pertandingan skuat Laskar Joko Tingkir datang dengan keyakinan penuh untuk mengalahkan PSIS. Namun, kata dia, ternyata hasil berkata lain.

"Betul yang pelatih bilang, kami datang ke stadion ini dengan keyakinan penuh bisa mengalahkan PSIS. Namun hasilnya ternyata berbeda," kata Agung. (arl)

Doa Warganet untuk Gustur

Kemenangan penting PSIS Semarang atas Persela Lamongan di laga terakhir penyisihan grup E Piala Presiden, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (30/1), berharga mahal. Winger PSIS, Gustur Cahyo, dilarikan ke RS Wava Husada, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Gustur harus di tandu keluar lapangan pada menit ke-42, akibat pendarahan di dahi saat langkah berbahayanya harus dihentikan oleh Alex Sander, kiper Persela Lamongan. Eks-penggawa PS TNI itu terluka di bagian jidat dan mendapat jahitan di bagian lukanya tersebut.

"Memang kemenangan ini dibayar mahal ya, pemain saya cedera," kata Headcoach PSIS, Subangkit, seusai pertandingan.

Halaman
12
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved