Sekda Apresiasi Gelaran Doa Bersama Enam Agama Oleh Polres Salatiga

Mengundang para tokoh agama dan perwakilan masyarakat dalam satu forum akan memberi dampak besar dalam kelancaran pemilu kepala daerah 2018

Sekda Apresiasi Gelaran Doa Bersama Enam Agama Oleh Polres Salatiga
Tribunjateng.com/Ponco Wiyono
Ketua FKUB Salatiga Nurrofik di antara tokoh-tokoh agama kain saat acara doa bersama demi kelancaran Pilgub Jateng 2018 di Pendapa Polres Salatiga, pada Selasa (30/1/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sekretaris Daerah Kota Salatiga Fakruroji mengucapkan apresiasinya terhadap Polres Salatiga yang nenggagas acara doa bersama lintas agama pada Selasa (30/1/2018) malam tadi.

Menurutnya, mengundang para tokoh agama dan perwakilan masyarakat dalam satu forum akan memberi dampak besar dalam kelancaran pemilu kepala daerah 2018 nanti.

"Doa kita adalaH harapan agar nanti yang terpilih adalah gubernur yang mengayomi, amanah, dan terbaik. Sementara untuk pemilihannya semoga berjalan tertib dan sukses. Acara seperti ini perlu untuk mewujudkan itu," jelas Sekda yang mewakili Walikota Yuliyanto.

Dalam kegiatan tersebut, hadir mewakili masing-masing agama adalah KH Nurrofik selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Salatiga, Pdt Daniel Iswanto dari vereja protestan, Romo Agustinus Parto Subroto dari katolik, Gu So Hin (Budha), Wiku Septiadhsrma (Hindu), dan Yulia (Konghucu).

"Kami bersatu bukan hanya di tempat yang sama namun juga dengan menjaga kesalamatan, semoga kami bisa menjaga persatuan, kesatuan dan toleransi dalam kebersamaan menjaga cita-cita luhur bangsa ini," kata Romo Agustinus dalam doanya.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan dalam kesempatan itu menambahkan, pihaknya dipastikan netral dalam pilkada nanti. Tidak terlibat secara langsung dalam pilkada disebut Yimmy menjadi salah satu alasan mengapa pihaknya terpanggil untuk menggelar doa bersama ini.

"Pemilu tujuannya adalah demi kemakmuran bangsa dan negara. Dalam setiap gelaran tentu ada potensi gangguan kamtibmas yang bisa berpengaruh pada hasil dan tatanan sosial, maka kami selaku penyelenggara keamanan bertanggung jawab untuk mengamankan pemilu," ujar Yimmy.

Kegiatan doa bersama dilangsungkan dengan cara bergantian. KH Nurrofik menjadi pendoa pertama, sementara hadirin yang juga mewakili masing-masing agama duduk mengamini. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved