BERITA LENGKAP Gubernur Zumi Zola dan Rumah Digeledah KPK Terkait Dugaan Suap RAPBD

"Pesan mereka minta saya sabar dan tawakal," ujar Zumi kepada Tribun, Rabu (31/1).

BERITA LENGKAP Gubernur Zumi Zola dan Rumah Digeledah KPK Terkait Dugaan Suap RAPBD
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur Jambi Zumi Zola menaiki mobil usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/1/2018). Zumi Zola diperiksa selama 7 jam sebagai saksi kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi 2018 dengan tersangka Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saipudin. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNJATENG.COM, JAMBI - Zulkifli Nurdin dan Harmani Djohar selaku orangtua memberikan dukungan moril kepada anaknya, Gubernur Jambi Zumi Zola, atas kasus dugaan suap Rancangan APBD yang turut menyeret namanya. Mereka minta Zumi yang namanya pernah terkenal sebagai pemain sinetron itu bersabar dan berserah diri kepada Allah atau tawakal.

"Pesan mereka minta saya sabar dan tawakal," ujar Zumi kepada Tribun, Rabu (31/1).

Selain kabar telah ditetapkan sebagai tersangka, rumah dinas Zumi Zola selaku Gubernur Jambi di Jalan Sultan Thaha Nomor 1, Pasar Jambi, Kota Jambi, digeledah oleh tim KPK pada Rabu (31/1) siang.

Gubernur Jami Zumi Zola meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (22/1/2018). Zumi Zola diperiksa terkait penyelidikan baru dalam kasus dugaan suap dana APBD Provinsi Jambi tahun 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur Jami Zumi Zola meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (22/1/2018). Zumi Zola diperiksa terkait penyelidikan baru dalam kasus dugaan suap dana APBD Provinsi Jambi tahun 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Upaya penggedelahan tim anti-rasuah ini terkait penyidikan kasus dugaan suap pemulusan pengesahan Rancangan APBD Provinsi Jambi tahun 2018 yang sebelumnya telah menyeret tiga anak buah Zumi sebagai tersangka.

Zumi mengaku bisa memahami dan menghormati penggeledahan yang dilakukan oleh pihak KPK ini sebagai upaya proses hukum. Bahkan, ia bersedia untuk memberikan keterangan berkaitan dengan penggeledahan jika diperlukan oleh KPK. "Insya Allah saya siap sebagai bentuk dukungan kepada proses hukum yang berlaku," kata dia.

Menurut Zumi, banyak kabar simpang-siur terkait dirinya bermunculan setelah tiga pejabat Pemprov Jambi terjaring Operasi tangkap Tangan (OTT) oleh tim KPK, karena dugaan melakukan suap kepada pihak DPRD Jambi pada 29 November 2017. Bahkan, ia dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka atas pengembangan kasus yang dilakukan oleh KPK.

==================================
* KPK menggeledah kediaman Gubernur Jambi Zumi Zola Rabu (31/1).
* Penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan suap senilai Rp 4,9 miliar untukmemuluskan Rancangan APBD Jambi.
* KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, namun belum memastikan status Zumi Zola.
==================================

Ia mengaku masih bisa fokus menjalankan tugasnya sebagai gubernur kendati dirinya dikabarkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi ini. "Insya Allah saya tetap fokus menjalankan tugas. Untuk mengikuti perkembangan kasus ini, kami berpegang kepada pernyataan resmi dari KPK," ujarnya.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, membenarkan tim penyidik menggeledah rumah dinas Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli. Penggeledahan dilakukan menyusul telah meningkatnya penyelidikan kasus suap pemulusan RAPBD TA 2018 ke penyidikan.

Ia mengakui pihaknya telah menetapkan tersangka untuk penyidikan kasus ini. Namun, ia belum bisa membeberkan nama-nama tersangka tersebut. KPK baru akan mengumumkan nama-nama tersangka untuk penyidikan baru kasus ini pada beberapa hari ke depan.

Halaman
12
Editor: iswidodo
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved