Awas! Penipuan Mengaku Wartawan Minta Bantuan Biaya Pengobatan ke Pejabat di Salatiga
Sudah sepekan ini pegawai di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Salatiga diresahkan pesan singkat/SMS
Penulis: ponco wiyono | Editor: galih permadi
Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sudah sepekan ini pegawai di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Salatiga diresahkan pesan singkat/SMS berisi permohonan bantuan dari oknum yang mengaku wartawan.
Dalam SMS itu, oknum tersebut mengaku sebagai jurnalis sebuah media cetak ternama di Jawa Tengah.
Kabid Kawasan Pemukiman DPKP Kota Salatiga, Yuniarti Kurniandari selaku salah satu korban mengatakan jika pada SMS itu juga dicantumkan nomor rekening atas nama seseorang yang akan digunakan untuk menerima transfer.
"Isi sms-nya kurang lebih dia meminta bantuan sjumlah uang sebagai dana pengobatan seseorang wartawan media cetak tengah terbaring sakit dan akan menjalani operasi," kata Yuni pada Jumat (2/2/2018).
Yuni sendiri mengaku sudah mengklarifikasi ke media yang bersangkutan dan diketahui tidak ada wartawan dengan nama tersebut, termasuk nama jurnalis yang dikatakan sedang terbaring sakit.
"Masalahnya saat sms-nya tidak dijawab dia lalu mencoba mengubungi via telepon. Setelah lama tak saya angkat dia malah mengirimkan sms yang tulisannya tidak pantas," jelas Yuni lagi.
Yuni sendiri sudah menjawab sms dengan mengatakan akan melaporkan perbuatan tidak bertanggung jawab tersebut ke pihak yang berwajib.
Ia melanjutkan hampir semua rekan staf di lingkungan DPKP Kota Salatiga menerima SMS serupa. Kawan-kawan sejawat Yuni bahkan terkejut begitu mengetahui nomor yang dipakai oknum tersebut untuk meneror adalah nomor yang sama.
"Tadi kami sepakat untuk tidak menggubris sms tersebut namun saya sendiri merasa terganggu sehingga saya perlu melaporkannya ke pihak berwajib agar tidak ada korban jatuh karena modus penipuan semacam ini," tegas Yuni.