ANEH, Belum Lunasi Subkontraktor Relokasi Pasar Johar Tapi PT Uno Menang Tender Lagi

ANEH, Belum Lunasi Subkontraktor Relokasi Pasar Johar di MAJT Tapi PT Uno Menang Tender Lagi di Pemalang

ANEH, Belum Lunasi Subkontraktor Relokasi Pasar Johar Tapi PT Uno Menang Tender Lagi
tribunjateng/GALIH PERMADI/DOK
FOTO DOKUMEN saat sejumlah pekerja mengerjakan konstruksi baja ringan di relokasi Pasar Johar Semarang area MAJT 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Subkontraktor bagian baja pasar relokasi Johar, Semarang tahap II, Gemini Antoro, mengatakan PT Uno masih memiliki hutang kepada perusahaannya.

Uno sudah membayar sebesar Rp 2,4 miliar ke pihaknya, namun masih ada kekurangan sekitar Rp 300 juta dari total nilai proyek kesepakatan.

"Tidak hanya subkontraktor bidang baja seperti kami, ada juga subkontraktor yang belum dibayar, seperti batako dan upah para pekerja lepas dan beberapa lainnya," ungkap Gemini.

Terkait PT Uno yang memenangkan tender kembali di Pemalang, ia merasa heran. Gemini tak habis pikir, bagaimana kontraktor yang nakal bisa menang lelang lagi, apalagi masih di wilayah Jateng.

"Saya juga heran kenapa bisa menang di Pemalang. Padahal kan banyak masalah," ucapnya. Ia berharap tidak ada lagi pihak yang dirugikan oleh kontraktor tersebut.

"Seharusnya, Pemkab Pemalang diingatkan agar hal serupa di Semarang tak terjadi di sana, kasihan nanti pihak pemilik proyek dan pihak lain yang terancam dirugikan," imbuh Gemini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pembangunan pasar relokasi tahap II di sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang masih belum beres. Beberapa subkontraktor proyek yang dikerjakan 2017 itu belum menerima pembayaran.

Subkontraktor bagian pengurukan tanah pasar relokasi tahap II, Adam P mengatakan, dirinya belum menerima pembayaran atas pekerjaan pengurukan yang dilakukannya dari awal hingga akhir.

"Sampai sekarang belum ada kejelasan. Kami sama sekali belum dibayar. Sehingga kami tidak bisa membayar pekerja," kata Adam, beberapa waktu lalu.

Proyek pembangunan pasar relokasi tahap II tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Semarang senilai Rp 16,1 miliar dan dikerjakan PT Uno Tanoh Seuramu.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved