Breaking News:

Cerita Ayah Mutmainah Bikin Merinding, Ia Lakukan Ini Setelah Kabar Putrinya Tertimbun Beton 13 Jam

Ia menceritakan itu di RS Siloam Hospital, Karawaci, Tangerang pada Selasa (6/2/2018).

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Ayah Mutmainah, korban kedua tanah longsor di underpass kereta bandara kawasan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten Syamsudin Ismail di RS Siloam Hospital, Karawaci, Tangerang pada Selasa (6/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ayah Mutmainah, korban kedua tanah longsor di underpass kereta bandara kawasan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten Syamsudin Ismail menceritakan bahwa anaknya sempat memberi kabar lewat aplikasi Whats App kepadanya.

Ia menceritakan itu di RS Siloam Hospital, Karawaci, Tangerang pada Selasa (6/2/2018).

Mutmainah mengabari bahwa ia tengah dalam perjalanan pulang bersama Dianti Diah Ayu Cahyani alias Putri.

Baca: INNALILLAHI wa Inna Ilaihi Rojiun: Dianti Putri, Korban Longsor Bandara Soetta Meninggal Dunia

Ia menceritakan bahwa anaknya sempat ketakutan dengan kondisi kondisi cuaca ketika akan pulang tersebut.

"Kejadian kemarin itu, mereka kalau pulang setengah lima. (Mutmainah-red) Kasih info, saya ikut Putri, bawa payung, terus bilang gelap pak, serem euy," kata Ismail.

Lalu Ismail membalas pesan singkat tersebut dan memintanya untuk hati-hati.

"Saya bilang hati-hati, disini ujan terus last kontak," kata Ismail.

Karena sudah melebihi waktu jam pulang biasanya, akhirnya Ismail melihat sebuah berita dari media online bahwa ada mobil tertimbun.

Karena khawatir, ia lalu menelpon putrinya namun tidak dijawab.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved