PKL Terboyo Resah Dihantui Pemindahan ke Terminal Mangkang

Para PKL yang berjualan di Terminal Terboyo, Kota Semarang, merasa resah dihantui pemindahan

PKL Terboyo Resah Dihantui Pemindahan ke Terminal Mangkang
TRIBUN JATENG/DOK
Terminal Terboyo Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Terminal Terboyo, Kota Semarang, merasa resah dihantui pemindahan mereka ke Terminal Mangkang. Padahal, kios untuk mereka berjualan belum disiapkan.

Sampai saat ini, para pedagang masih bertahan di Terminal Terboyo yang akan dibongkar untuk dibangun kembali seiring perubahan status dari tipe A menjadi tipe C yang diperuntukan terminal truk dan peti kemas.

"Meski kami masih berjualan di Terboyo, tapi kami dihantui kepindahan ke Mangkang. Padahal di sana tempatnya belum siap," kata Ketua Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) Unit Terminal Terboyo, Mustofa, Rabu (7/2/2018).

Pada prinsipnya, katanya, para pedagang tidak keberatan dengan program Pemkot Semarang yang memindahkan mereka ke Terminal lain. Hanya saja, harusnya persiapan pemindahan pedagang dan bus antat kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP) tersebut sudah matang.

Dalam artian, tempat yang akan ditempati pedagang Terboyo sudah tersedia terlebih dahulu selanjutnya dilakukan pembagian secara adil sehingga pedagang bisa berjualan kembali. Setelah siap, pedagang dengan sendirinya akan memindahkan lapak mereka.

"Sampai saat ini kami menunggu kepastian tempat pengganti jualan di Mangkang. Karena dari Dishub (Dinas Perhubungan), sedang melakukan revisi SK Wali Kota terkait pemindahan bus dan pedagang," ucapnya.

Ia berharap, revisi SK Wali Kota Semarang tidak selesai dalam waktu dekat. Sehingga para pedagang bisa bernafas sedikit lega dengan bisa berjualan di Terminal Terboyo demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Ya kalau bisa pemindahannya mundur lah," tandasnya.

Kepala Dishub Kota Semarang, Muhammad Khadik mengungkapkan, saat ini seluruh bus dan PKL kembali beraktivitas di dalam Terminal Terboyo. Rencana pemindahan yang sedianya dilakukan pertengahan Januari lalu, urung dilakukan karena ada penolakan dari awak bus.

Untuk mengakomodir keinginan para PKL dan awak bus, saat ini Dishub Kota Semarang sedang melakukan pengkajian SK Wali Kota Semarang untuk direvisi.

"SK Wali Kota masih proses revisi. Kami mengkaji beberapa item dalam SK yang perlu diubah. Nantinya pemindahan tetap kami lakukan, hanya menunggu waktu saja," kata Khadik.

Di samping melakukan revisi SK Wali Kota Semarang, lanjut Khadik, saat ini pihaknya juga melobi pengelola Terminal Mangkang terkait penyediaan tempat kios untuk berjualan para pedagang. Jika semua lancar, maka proses pemindahan segera dilakukan.

Adanya wacana Terminal Terboyo tetap berfungsi sebagai Terminal penumpang, Khadik mengatakan, nantinya tidak menutup kemungkinan hal itu akan dilakukan. Karena Terminal Terboyo yang sudah beralih status menjadi tipe C juga diperuntukkan bagi angkutan kota (angkot).

"Sementara untuk pemindahan AKAP ke Mangkang dan AKDP ke Penggaron, nanti kami lihat kajiannya," jelasnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved