Sekda Kota Semarang Dorong Proyek 2018 Masuk Lelang Maksimal Maret Mendatang
Pada 2018 ini, APBD Kota Semarang naik menjadi Rp 5,17 triliun dibanding 2017 lalu yang tercatat Rp 4,75 triliun.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada 2018 ini, APBD Kota Semarang naik menjadi Rp 5,17 triliun dibanding 2017 lalu yang tercatat Rp 4,75 triliun.
Pada 2017 lalu, Pemkot Semarang hanya menyerap 92 persen dari total anggaran 2017 untuk merealisasikan proyek yang jumlahnya mencapai 3.323 pekerjaan.
Penjabat Sekda Kota Semarang, Agus Riyanto mengatakan, dari total APBD 2018 Kota Semarang, 65 persen di antaranya diperuntukan untuk belanja barang dan jasa. Selebihnya dipergunakan untuk rutinitas di antaranya gaji pegawai dan lainnya.
"Saya sudah roadshow ke Dinas-Dinas untuk mendorong mereka melrlangkan pekerjaan di Februari sampai Maret ini. Kalau waktunya cukup maka pekerjaan bisa optimal," katanya, Rabu (7/2/2018).
Jika hingga Maret mendatang semua pekerjaa sudah dilelangkan, diharapkan pada triwulan ketiga yaitu Juli-September, pekerjaan sudah selesai. Kemudian masih ada waktu pada triwulan keempat untuk melakukan evaluasi.
"Termasuk juga jika di anggaran perubahan ada pekerjaan lagi. Tinggal fokus mengatur anggaran di perubahan itu," tandasnya.
Tambahkannya, dari pengalaman 2017 lalu dan roadshow yang dilakukan, setidaknya ada tiga instansi yang didorong agar segera melakukan lelang. Ketiganya yaitu Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) serta Dinas Penataan Ruang (Distaru).
"Ketiga Dinas itu yang banyak beban pekerjaannya. Sehingga saya dorong agar segera masuk lelang," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penjabat-sekda-kota-semarang-agus-riyanto_20180207_201445.jpg)