Kejadian Beruntun di Bendung Gerak Serayu, dari Penemuan 2 Mayat hingga Pria Bunuh Diri

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas dan relawan mendatangi lokasi kejadian usai mendapati laporan dari warga

Kejadian Beruntun di Bendung Gerak Serayu, dari  Penemuan 2 Mayat hingga Pria Bunuh Diri
Istimewa
Tim relawan evakuasi mayat yang ditemukan di bendung Gerak Serayu Kebasen Banyumas 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Warga di sekitar Bendung Gerak Serayu Kebasen Banyumas kembali dihebohkan dengan penemuan mayat di pintu 4 bendungan tersebut, Kamis pagi (8/2).

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas dan relawan mendatangi lokasi kejadian usai mendapati laporan dari warga.

Oleh tim relawan tersebut, jasad korban berhasil diangkat lalu dievakuasi ke Puskesmas Rawalo untuk dilakukan visum bersama tim Inafis Polres Banyumas.

Korban teridentifikasi sementara atas nama Heri, warga Desa Panusupan
Rt 2 Rw 2, Kecamatan Rembang Purbalingga.

"Untuk sementara mayat di bawa ke RSUD Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto,"kata Komandan TRC BPBD Banyumas Kusworo, Kamis (8/2).

Dari hasil visum itu, diketahui mayat tersebut berjenis kelamin laki dengan rambut panjang bercat merah serta tinggi badan 170 cm.

Korban saat ditemukan dalam kondisi telanjang. Ada luka terbuka di bawah dagu sekitar 2-3 cm. Tubuh korban sudah mengalami pembengkakan dan membusuk. Korban diperkirakan
sudah meninggal sejak 4 hari lalu.

Penemuan mayat di pintu 4 bendung Gerak Serayu Kebasen bukan kali ini saja terjadi. Dalam 10 hari terakhir ini, ada tiga kejadian penemuan mayat hingga orang terjun ke bendungan itu.

Beberapa hari lalu, Senin sore (5/2), warga juga dikejutkan dengan penemuan mayat di pintu 4 Bendung Gerak Serayu.

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan masih mengenakan baju koko dan celana dalam. Hidung, telinga dan kaki korban saat itu masih mengeluarkan darah serta pelipis kiri lecet. Korban belakangan teridentifikasi bernama Komaruddin, warga Desa Bukateja Rt 1 Rw 8 Purbalingga.

Beberapa hari sebelumnya, Warso (40), warga Desa Brani Kecamatan Sampang Cilacap nekat menceburkan diri ke Bendung Gerak Serayu, Senin (29/1).

Kejadian itu disaksikan langsung oleh anggota tim SAR Gabungan yang saat itu tengah melakukan pencarian terhadap Denis Ardiansyah (10), warga Desa Sokawera, Patikraja yang tenggelam di sungai Serayu di Desa Wlahar Kulon Patikraja, Minggu (28/1).

Seorang anggota tim SAR Gabungan yang bertugas memantau Bendung Gerak Serayu saat itu melihat korban memarkir kendaraan di tengah penyeberangan bendungan dan langsung terjun ke sungai.  (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved