Pasar Imlek Semawis Semarang Sudah Mulai Digelar Hari Ini, Apa Saja Makanan dan Produknya?
Agenda tahunan khas Kota Semarang Pasar Imlek Semawis (PIS) sudah digelar mulai hari ini, Senin (12/2/2018).
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Agenda tahunan khas Kota Semarang Pasar Imlek Semawis (PIS) sudah digelar mulai hari ini, Senin (12/2/2018).
Berdasarkan keterangan tertulis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, acara yang diinisiasi oleh komunitas pecinan dalam rangka menyambut Imlek Cia Gwee 2569 ini akan dilaksanakan selama tiga hari mulai 12-14 Februari 2018 di kawasan Pecinan Semarang.
Dalam acara tersebut akan disajikan jamuan tok Panjang.
Filosofi utama Imlek adalah perayaan rasa syukur telah melewati musim dingin yang panjang dan sengsara.
Kemudian menyambut datangnya musim semi (chun chiu) dengan makan malam bersama keluarga besar di sebuah meja yang sangat panjang.
Makan malam yang disebut Reunion Dinner bersama keluarga di malam Tahun Baru inilah inti dari perayaan Imlek.
Hidangan yang disajikan bisa bervariasi, tapi biasanya harus ada ikan.
Dalam Mandarin ikan disebut ‘yu’ yang juga punya arti ‘berlimpah’, maka ada pepatah ‘nian nian you yu’ yang artinya tiap tahun ada keberlimpahan.
Yang menjadi spesial di Imlek kali ini adalah Nasi Goreng Jamblang.
Dalam Tok Panjang akan disajikan nasi goreng yang dibungkus daun jati, ditambah aroma khas serta warna kemerahan daun jati.
Guna meramaikan PIS ini disediakan juga Produk Unggulan khas Pecinan yang sudah tersohor seperti kecap Mirama, kwaci Gadjah, pia Bayi, lunpia, manisan, obat tradisional china, hiasan rumah kertas, pengrajin batu.
Dibadirkan juga Ecobricks yang mana sebuah gerakan komunitas sadar lingkungan akan mengajarkan, mendidik, mengenalkan, memprkatekkan bagaimana mengelola plastik di lingkungan dengan gampang, murah dan efektif. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/makanan-khas-imlek_20180210_210752.jpg)