Kasus Pembunuhan

HASIL Autopsi Bayi Itu Digorok Pakai Pisau Berkarat, dan Istri Pelaku Dikepruk Pakai Cobek

HASIL Autopsi Bayi Itu Digorok Pakai Pisau Berkarat, dan Istri Pelaku Dikepruk Pakai Cobek

HASIL Autopsi Bayi Itu Digorok Pakai Pisau Berkarat, dan Istri Pelaku Dikepruk Pakai Cobek
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO/ist
HASIL Autopsi Bayi Itu Digorok Pakai Pisau Berkarat, dan Istri Pelaku Dikepruk Pakai Cobek. FOTO bayi korban yang terpenggal kepalanya terpisah ditemukan di belakang rumah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Setelah diotopsi, jenazah korban pembunuhan sadis di Brebes dimakamkan di pemakaman umum Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Rabu (14/2/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Tarmuji (35) membunuh istrinya, Koniti (35) dan bayinya yang masih berumur satu tahun, Dimas Adi di rumahnya.

Keduanya dimakamkan berdampingan.

PEMBUNUHAN - Kaporles Brebes menanyai Tarmuji pelaku pembunuhan setelah ditangkap di rumah orangtuanya. Tarmuji akui telah habisi nyawa istri dan bunuh balitanya karena suatu hal, Selasa (13/2/2018)
PEMBUNUHAN - Kaporles Brebes menanyai Tarmuji pelaku pembunuhan setelah ditangkap di rumah orangtuanya. Tarmuji akui telah habisi nyawa istri dan bunuh balitanya karena suatu hal, Selasa (13/2/2018) (TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO)

"Mereka dimakamkan di dua liang lahat berdampingan. Pihak keluarga memang meminta keduanya dimakamkan seperti itu," kata Ketua RT 001 RW 002 Desa Luwungragi, Sutikno.

Sementara, dari hasil otopsi beberapa jam di kamar pemulasaran jenazah RSUD Brebes, terungkap sejumlah fakta baru.

"Dari hasil otopsi, kematian kedua korban belum sampai 24 jam saat diperiksa. Kedua korban dibunuh antara pukul 02.00- 04.00 WIB, Selasa dini hari," ucap Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Arwansa.

Selain itu, ia membeberkan diketahui istri pelaku tewas terlebih dahulu akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala. Yakni, dipukul dengan cobek yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Istri pelaku dipukul cobek sebanyak tiga kali," kata Arwansa.

Kemudian, tak lama berselang, pelaku membunuh anaknya dengan cara memotong leher menggunakan pisau dapur yang berkarat.

Setelah itu, tubuh anaknya dibuang di halaman belakang rumah.

Di sisi lain, penyidik masih mengalami kesulitan untuk memeriksa pelaku, karena mengalami depresi berat.

Namun, sedikit- sedikit pelaku mau berbicara meskipun belum mendalam. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved