Kasus Perampokan

DUARRR! Pimpinan Perampok Itu Ditembak Mati, Enam Pelaku Diringkus Hidup-hidup

DUARRR! Pimpinan Perampok Itu Ditembak Mati, Enam Pelaku Diringkus Hidup-hidup. TKP di Sragi Pekalongan

DUARRR! Pimpinan Perampok Itu Ditembak Mati, Enam Pelaku Diringkus Hidup-hidup
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF/ist
RINGKUS PERAMPOK - Tim Jatanras Polda Jateng yang dipimpin AKBP Nanang (kanan) melumpuhkan perampok di Kabupaten Pekalongan, Jumat (16/2/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Jateng meringkus tujuh orang perampok di depan Pos Lantas Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, Jumat (16/2/2018).

Kelompok yang diketuai Sriyanto (39) tersebut sempat melawan petugas ketika akan diringkus.

Akibatnya pimpinan penjahat itu tewas tertembak.

Sementara enam anggotanya bisa diringkus dalam keadaan hidup dan dibawa ke Mako Jatanras, Polda Jateng.

Barang bukti yang disita polisi dari kawanan perampok yang dilumpuhkan di Sragi Pekalongan, Jumat 16 Februari 2018
Barang bukti yang disita polisi dari kawanan perampok yang dilumpuhkan di Sragi Pekalongan, Jumat 16 Februari 2018 (TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF/IST)

Keenamnya ialah Dwi Mei Ariyanto (24) dan Boy Ran Tukiman (44) warga Bekasi, Alimin (31), Sutrisno (30), Sujoko (37), dan Maryoto (60) yang merupakan warga Lampung.

Kasubdit 3 (Jatanras) Ditreskrimum Polda Jateng AKBP Nanang Haryono menjelaskan kelompok Sriyanto ini memang spesialis perampokan lintas provinsi.

"Apa saja dirampok rumah, toko emas, apa pun ada lima TKP yang diakui mereka pernah melakukan aksi yakni Jember Jatim, Indramayu Jabar, Pemalang, Cilacap hingga Jepara," jelas Nanang.

Bersama dengan para tersangka disita juga barang bukti berupa empat pucuk senjata api rakitan, delapan peluru, enam sarung tangan, empat senter, tiga buah lakban, beberapa HP dan satu unit mobil Avanza Veloz bernomor polisi B 1547 EOZ.

"Mereka ini memang dikenal sadis terhadap korbannya. Senjata bukan hanya untuk menakut-nakuti tapi juga melukai, namun sejauh pemeriksaan belum ada korban jiwa, hanya luka-luka saja," bebernya.

Sampai berita ini diunggah, enam tersangka masih dilakukan interogasi untuk melakukan pengembangan lebih lanjut dan selanjutnya dibawa ke Mako Subdit 3 Jatanras untuk dilakukan pemeriksaan. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved