Berkat Ketekunannya, Yanto Bisa Pasok Kebutuhan 300 Pedagang Mi di Purbalingga

Berkat Ketekunannya, Yanto Bisa Pasok Kebutuhan 300 Pedagang Mi di Purbalingga

Berkat Ketekunannya, Yanto Bisa Pasok Kebutuhan 300 Pedagang Mi di Purbalingga
tribunjateng/magang Unnes
Yanto kelola pabrik mi di Jalan Komisaris Noto Sumarsono RT 1 RW 1, Purbalingga Kidul, Purbalingga. Tiap hari ada 300an pembeli datang ke pabrik mi ini. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Ngadiyanto (47) telah lama berkecipung di usaha penggilingan Mie Segar. Pria lulusan SD ini mendapatkan ilmu dari rekan kerjanya yang disebut sebagai Pak De.

Setelah bekerja dengan Pak De cukup lama, pria yang akrab disapa Yanto ini memutuskan untuk membuka usahanya sendiri. Karena ketekunannya dan keuletannya Yanto berhasil mendirikan 3 penggilingan mie, yang 2 diantaranya terletak di Cilacap dan 1 di Purbalingga.

Berawal dari menggiling mi untuk sendiri dengan menggunakan mesin tradisional, Yanto dengan sabar menjalani usahanya tersebut.

Yanto kelola pabrik mi di Jalan Komisaris Noto Sumarsono RT 1 RW 1, Purbalingga Kidul, Purbalingga. Tiap hari ada 300an pembeli datang ke pabrik mi ini.
Yanto kelola pabrik mi di Jalan Komisaris Noto Sumarsono RT 1 RW 1, Purbalingga Kidul, Purbalingga. Tiap hari ada 300an pembeli datang ke pabrik mi ini. (tribunjateng/mahasiswa magang unnes)

Seiring berjalannya waktu, Yanto mendapat permintaan untuk menjual produknya, karena beberapa orang merasa tertarik kualitas mie yang sangat baik.

Dengan dukungan istri dan anak-anaknya, usaha Yanto pun kian berkembang. Mesin-mesin yang lebih modern kini sudah ia miliki. Yanto kini hanya perlu mengawasi pabriknya, karena semua pegawai yang ia miliki, kini telah cekatan dalam proses produksi.

Mie segar yang berkomposisi tepung terigu, telur, air dan bumbu rahasia pilihan ini, dapat digunakan sebagai bahan dasar mie ayam, mie bakso dan juga bakmi. Tidak hanya memproduksi mie segar saja tetapi Yanto juga memproduksi kulit pangsit, untuk para pedagang siomay dan batagor.

Sekiranya ada 300 pembeli yang selalu datang ke pabrik yang terletak di Jalan Komisaris Noto Sumarsono RT 1 RW 1, Purbalingga Kidul, Purbalingga setiap harinya.

Pembeli datang dari pukul 03.00 hingga 09.00. Pembeli bisa datang langsung atau sms saja. Karena ada pelayanan untuk delivery order.

Yanto kelola pabrik mi di Jalan Komisaris Noto Sumarsono RT 1 RW 1, Purbalingga Kidul, Purbalingga. Tiap hari ada 300an pembeli datang ke pabrik mi ini.
Yanto kelola pabrik mi di Jalan Komisaris Noto Sumarsono RT 1 RW 1, Purbalingga Kidul, Purbalingga. Tiap hari ada 300an pembeli datang ke pabrik mi ini. (tribunjateng/magang Unnes)

Yanto mejual beraneka ragam Mie Segar sesuai dengan tingkatan kekenyalan, bentuk dan ukuran. Dari harga mulai Rp 12.000 hingga Rp 16.000 pelanggan bisa memilih untuk ukuran-ukuran mie yang bisa dipesan dengan ukuran kecil, sedang atau besar, dan bentuk lurus atau keriting.

Pelanggan juga mendapat kemudahan untuk berbelanja, karena selain Yanto, istrinya yang bernama Puji pun berjualan bahan pelengkap Mie, seperti : saos, kecap, garam, dan pangsit goreng sebagai topping mie ayam.

Kini karyawan yang bekerja di penggilingan Mie Segar Purbalingga saja sudah ada 7 orang dan karyawan yang Puji miliki untuk memproduksi pangsit goreng ada 5 orang. Karyawannya pun berasal dari background yang berbeda-beda.

Sebut saja Andri. Sejak lulus MTs Andri tidak melanjutkan sekolahnya, dan memutuskan untuk bekerja di penggilingan. Hingga kini, setidaknya ia bisa membantu orangtuanya menyekolahan adiknya dan membeli sebuah motor sport yang diimpikan.

Tidak hanya Andri tetapi ada juga Rio. Laki-laki muda yang sudah yatim piatu ini mengaku lebih senang bekerja di penggilingan yang berlokasi di Purbalingga ini. Karena ia dapat mengawasi adik semata wayangnya.

Ada juga Yulianto, laki-laki yang dulunya sering mabuk-mabukan ini, kini sudah mempunyai bisnis cabe rawit, dan kerupuk. Setiap pagi Yulianto membantu di penggilingan, sambil mendata siapa saja pembeli yang memesan cabe dan kerupuk padanya. (tribunjateng/ratna dwi/mahasiswa Unnes magang)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved