Aturan Larangan Parkir di Simpanglima Masih Dilanggar Pengendara

Pantauan Tribun Jateng pada pukul 20.00 WIB, Sabtu (17/2), beberapa sepeda motor terlihat terparkir di area terlarang

Aturan Larangan Parkir di Simpanglima Masih Dilanggar Pengendara
tribunjateng/aji kusumaatmaja
VIDEO Keindahan Semarang Saat EARTH HOUR Louis Kienne Hotel Simpang Lima, 19 Maret 2016 malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  - Pemberlakuan larangan parkir di kawasan Simpanglima Semarang mulai pukul 05.00-21.00 WIB, ternyata belum berjalan sesuai aturan. Masih banyak ditemukan pengendara roda dua maupun roda empat belum mengindahkan kebijakan tersebut

Pantauan Tribun Jateng pada pukul 20.00 WIB, Sabtu (17/2), beberapa sepeda motor terlihat terparkir di area terlarang padahal pada siang dan sore area tersebut bersih dari kendaraan yang parkir.

Di antaranya di sisi timur dan selatan. Bahkan, pengendara nekat memarkirkan motornya di atas marka berbiku-biku yang merupakan area larangan parkir.

Berdasar Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 34 tahun 2014 mengenai marka jalan, Pasal 43 ayat 1 menyatakan dengan garis berbiku-biku (bergerigi) warna kuning, yang artinya pengendara dilarang parkir ataupun berhenti di atas garis marka berbiku-biku itu.

Seorang pemilik sepeda motor yang terparkir di sisi timur Simpanglima, Wahyudi (28) mengatakan, dirinya mengaku sudah mengetaui adanya larangan parkir sebelum pukul 21.00. Namun, ia tetap nekat karena sudah ada beberapa sepeda motor yang terparkir meski belum diperbolehkan.

"Juru parkirnya juga sudah beroperasi dan memarkirkan kendaraan. Ya saya ikut parkir saja," kata Wahyudi kepada Tribun Jateng.

Pemilik sepeda motor Beat yang hendak menuju ke pusat kuliner Simpanglima tersebut mengikuti arahan dari juru parkir yang beroperasi. Wahyudi menuturkan, jika tidak ada juru parkir yang mengatur parkir, dirinya pun enggan memarkirkan sepeda motornya di area terlarang.

"Biasanya juga kalau saya datang sebelum pukul 21.00, saya parkirnya di pojokan Ace Hardware. Saya pikir ada toleransi bisa parkir karena ini malam Minggu," ujarnya sembari tersenyum.

Pemilik sepeda motor Vario, Ahmad Suyuti (36) mengatakan, dirinya kurang paham aturan larangan parkir di Simpanglima sebelum pukul 21.00 tersebut. Setahunya, jika ada juru parkir maka kendaraan boleh parkir di kawasan tersebut.

Terlebih, ia bukan orang pertama yang parkir sebelum pukul 21.00. Sebelumnya, katanya, sudah banyak kendaraan yang terparkir di tempat yang sama yaitu sisi selatan Simpanglima.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved