Aturan Larangan Parkir di Simpanglima Masih Dilanggar Pengendara

Pantauan Tribun Jateng pada pukul 20.00 WIB, Sabtu (17/2), beberapa sepeda motor terlihat terparkir di area terlarang

Aturan Larangan Parkir di Simpanglima Masih Dilanggar Pengendara
tribunjateng/aji kusumaatmaja
VIDEO Keindahan Semarang Saat EARTH HOUR Louis Kienne Hotel Simpang Lima, 19 Maret 2016 malam. 

"Saya lihat banyak motor yang parkir, berarti boleh parkir kan. Kalau tidak boleh, kenapa ada juru parkir yang sudah kerja?" katanya.

Terkait larangan parkir di kawasan Simpanglima tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang telah memberlakukan larangan parkir kendaraan jenis apapun di kawasan area Simpanglima Semarang mulai pukul 05.00-21.00 WIB.

Kepala Bidang Perparkiran dan Pengendalian Ketertiban Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan mengatakan, sterilisasi kawasan Simpanglima sudah diterapkan mulai 11 Januari 2018 yang lalu.

"Selama satu minggu sejak diberlakukan, kami sosialisasikan terlebih dahulu kebijakan tersebut. Sekarang sudah tahap penindakan. Setiap kendaraan jenis apapun yang parkir di area terlarang, kami tindak," ujar Danang.

Dengan diberlakukannya aturan itu, seluruh bahu jalan di kawasan Simpanglima harus steril parkir mulai pukul 05.00-21.00 WIB. Kecuali, di sisi selatan Simpanglima, namun hanya untuk kendaraan roda dua.

Menurut dia, kebijakan itu diberlakukan karena kondisi lalu lintas di kawasan Simpanglima yang semakin padat, khususnya pada sore hingga malam hari atau saat jam pulang kantor.

Banyaknya kendaraan yang parkir di tepi jalan membuat arus lalu lintas di kawasan Simpanglima menjadi terhambat dan kerap menimbulkan kemacetan yang dikeluhkan masyarakat.

Untuk menampung kendaraan, pihaknya sebenarnya telah menyediakan kantong parkir di beberapa titik. Di antaranya Entertainment Plaza (E-Plaza), SMK Negeri 7 Semarang, Masjid Raya Baiturrahman, dan sebelah Ace Hardware. Kemudian untuk kendaraan roda empat bisa diparkir di Jalan Pahlawan.

Terkait penindakan, kata Danang, beberapa kendaraan baik roda dua maupun empat yang kedapatan parkir di tepi Simpanglima sebelum pukul 21.00 WIB, telah dilakukan penggembokan hingga penderekan.

"Beberapa kali sudah ada yang kami gembok dan derek. Kemudian dilakukan penilangan di Pos Patwal Simpanglima. Untuk motor, juga beberapa kali kami angkut dan ditilang di Pos Patwal juga," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved