Jalan Rusak, Jalur BRT Trans Semarang Koridor VI Dialihkan Sementara
Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang mengalihkan jalur bus rapid transit (BRT) koridor VI
Penulis: m zaenal arifin | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang mengalihkan jalur bus rapid transit (BRT) koridor VI karena jalur yang dilintasi mengalami kerusakan di Jalan Pawiyatan Luhur.
Plt Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan, pengalihan jalur BRT jurusan Undip Tembalang-Unnes Gunungpati tersebut sudah dimulai jum'at (16/2/2018) lalu.
Sebelumnya, pelayanan BRT Koridor VI melalui rute Jatidiri, Unika, Akpelni menuju Undip Tembalang dan selanjutnya menuju Unnes di Gunungpati. Dari jalur tersebut kemudian dialihkan melewati RS Kariadi, Kaligarang dan Sampangan.
"Pengalihan jalur karena medan ekstrim dan jalan rusak karena ambles. Pengalihan jalur layanan ini semata-mata demi keselamatan pengguna moda transportasi BRT," kata Ade, Senin (19/2/2018).
Ade menambahkan, untuk menghindari keluhan para pengguna jasa BRT di koridor VI tersebut, pihaknya sudah memasang pengumuman disetiap shelter. Pengumuman itu bertuliskan bahwa pelayanan BRT dialihkan ke Kaligarang-Sampangan karena jalur rusak.
Beberapa shelter yang telah dipasang pengumuman seperti shelter Donbosco, shelter Jatidiri, shelter Unika, shelter Akpelni.
"Kami menempelkan pengumuman disetiap shelter tersebut dibantu oleh rekan-rekan Devisi Operasional dan Sarpras," terangnya.
Terkait sampai kapan pengalihan jalur itu dilakukan, Ade menerangkan hanya bersifat sementara.
"Pengalihan ini hanya bersifat sementara, sampai pengerjaan jalur Pawiyatan Luhur selesai diperbaiki," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/brt-trans-semarang_20180208_122105.jpg)