Breaking News:

Gusdurian Jateng Tegaskan Tak Dukung Paslon Tertentu di Pilgub Jateng 2018

Ia menegaskan, Gusdurian tak akan terlibat dalam politik praktis, dan dukung-mendukung salah satu paslon tertentu.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: galih permadi
istimewa
Peringati Hari Toleransi Internasional, Jaringan Gusdurian Kota Semarang, bersama pegiat keberagaman kota Semarang, berziarah ke makam Mbah Sholeh Darat dan makam MGR Soegijapranata di taman makam pahlawan Giri Tunggal, Kamis, (17/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng 2018, sudah memasuki tahap kampanye.

‎Dalam masa ini, pasangan calon (Paslon) berusaha menarik simpati dari masyarakat, dan juga mencuatkan klaim-klaim dukungan dari kelompok tertentu.

Demikian disampaikan Presidium Gusdurian Jateng, Chuma‎edy Yusuf.

Menurut dia, jaringan Gusdurian seringkali diklaim oleh oknum-oknum tertentu, guna meraih keuntungan pribadi, telah mendukung satu paslon tertentu.

"Seperti yang ramai diperbincangkan, ada oknum yang mengklaim bahwa Gusdurian telah mendukung paslon tertentu. Perlu kamu tegaskan di sini, klaim itu sama sekali tidak benar," ucapnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng, Selasa (20/2).

Ia menegaskan, Gusdurian tak akan terlibat dalam politik praktis, dan dukung-mendukung salah satu paslon tertentu. Tak hanya di Jateng, melainkan dalam seluruh gelaran Pilkada serentak 2018.

"Perlu diketahui, bahwa jaringan Gusdurian adalah wadah para penerus perjuangan Gus Dur, yang bergerak di ranah kultural dan non-politik praktis, dengan berlandaskan sembilan nilai utama Gus Dur," terangnya.

‎Karena itu, presidium jaringan Gusdurian Jateng lainnya, Yunantyo Adi, menandasan bahwa Gusdruian Jateng tetap setia di relnya.

"Kami tegaskan, Gusdurian tetap bergerak di ranah kultural dan politik. Jika ada yang menyeret-nyeretnya ke ranah politik praktis, itu bukan bagian dari kami," katanya.

‎Kendati tidak mendukung paslon tertentu, Gusdurian Jateng mendukung penyelenggaraan Pilkada yang tertib, aman, dan harmonis, demi terpilihnya pemimpin yang amanah, sesuai pilihan masyarakat di Jateng.

"Kami imbau, pihak-pihak yang mencatut jaringan Gusdurian dalam aktivitas politik praktis, untuk melakukan klarifikasi dan tidak lagi menggunakan nama jaringan Gusdurian dan simbol-simbolnya dalam kegiatan politik praktis," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved