Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hujan dan Cuaca Buruk, Bikin Pengusaha Minyak Cengkeh Pekalongan Merugi

Pengusaha minyak cengkeh di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan merugi akibat cuaca.

Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Perkebunan cengkeh di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, Selasa (20/2). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pengusaha minyak cengkeh di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan merugi akibat cuaca buruk.

Pasalnya dari Desember 2017 pengusaha minyak cengkeh tidak menjalankan bisnisnya.

Padahal modal yang terbilang besar harus dikeluarkan untuk mengoprasikan peralatan penyulingan minyak cengkeh.

Nanang (41) warga Kecamatan Peninggaran harus mengencangkan ikat pinggang dalam menjalankan bisnis penyulingan minyak cengkeh.

"Mau bagaimana lagi, padahal modal awal mencapai Rp 40 juta untuk membuat tempat penyulingan beserta alatnya, tapi karena hujan yang mengguyur kami terpaksa menghentikan operasional penyulingan," ujarnya saat ditemui Tribunjateng.com, Selasa (20/2/2018).

Nanang menerangkan banyak pohon cengkeh yang mati karena cuaca buruk, bahkan bibit cengkeh yang baru saja ditanam hanya bisa bertahan beberapa hari.

"Banyak pohon cengkeh mati, padahal kami butuh daun cengkeh untuk pemyulingan, satu ton daun cengkeh hanya menghasilkan 25 kilogram minyak," paparnya.

Ia menambahkan satu kilogram daun cengkeh dari petani dihargai Rp 1 ribu.

"Jadi setiap harinya kami bisa mengeluarkan dana Rp 1 juta, tapi kami butuh proses pengeringan, dan bahan bakar, kalau hujan terus menerus proses penyulingan kebanyakan gagal, dan modal tidak akan kembali," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved