Marak Tindak Kejahatan ke Tokoh Agama, Gus Yusuf : PKB Buka Posko Jaga Pesantren 

Gus Yusuf menegaskan, pihaknya telah menyiapkan 1.000 kader muda Garda Bangsa untuk disebar dan di tempatkan di pondok-pondok pesantren

Marak Tindak Kejahatan ke Tokoh Agama, Gus Yusuf : PKB Buka Posko Jaga Pesantren 
facebook
KH Yusuf Khudlory atau Gus Yusuf Ketua DPW PKB Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPW PKB Jawa Tengah kembali menegaskan sikapnya terkait dengan maraknya teror dan intimidasi terhadap para kiai dan tokoh agama beberapa waktu terakhir.

Setelah menyerukan aksi “Indonesia Tidak Takut” kini PKB melakukan langkah hukum.

Upaya itu dilakukan untuk merespons teror terhadap Pesantren Alfalah Ploso Kediri, Senin (19/2/2018).

Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mengatakan, teror di Ploso adalah yang kesekian kalinya. Jika ini dibiarkan, bukan mustahil kejadian serupa akan menimpa kiai-kiai di Jateng.

“Saya sudah mendapat informasi, akhir-akhir ini banyak orang mencurigakan berkeliaran di beberapa pondok pesantren,” tandasnya melalui siaran pers yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (20/2/2018.

Dalam waktu dekat, PKB akan berkoordinasi dengan kepolisian dan BIN di Jateng. Menurutnya, BIN tentu harus mendekteksi dini jika ditemukan adanya keganjilan atas peristiwa ini.

“Saya berharap kepolisian lebih serius dan pro aktif dalam melihat gejala ini. Ini bukan semata dilakukan orang gila tapi gerakan yang indikasinya sistematis dan bisa mengancam kerukunan umat beragama. Kami akan melaporkan ini ke Kapolda,” paparnya.

Gus Yusuf menegaskan, pihaknya telah menyiapkan 1.000 kader muda Garda Bangsa untuk disebar dan di tempatkan di pondok-pondok pesantren di Jawa Tengah.

“Sambil menunggu koordinasi dengan kepolisian, PKB telah siap untuk menempatkan kader muda (Garda Bangsa) di pondok-pondok. Ini untuk antisipasi dan komunikasi saja,” tegasnya.

Langkah langkah ini, kata Gus Yusuf, untuk menjaga kiai dan pondok pesantren. Pihaknya menghimbau agar masyarakat dan pesantren tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Selain itu, PKB juga akan membuka posko pengaduan dan informasi di setiap kecamatan, yang akan diurus oleh pengurus PKB.

“Kalau ada yang mencurigakan silakan laporkan dan tabayyun ke pengurus PKB terdekat di tingkat kecamatan,” pungkasnya.(*)

Penulis: m nur huda
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved