Pencegahan Perdagangan Manusia, Childfund Indonesia Lakukan Upaya Ini
Seminar mengenai pencegahan perdagangan manusia dengan tema "Gelar Karya Orang Muda, Cegah Perdagangan Orang dengan Siap Bekerja"
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seminar mengenai pencegahan perdagangan manusia dengan tema "Gelar Karya Orang Muda, Cegah Perdagangan Orang dengan Siap Bekerja" diselenggarakan pada Selasa (20/2/2018) di Gedung Wanita Semarang.
Sebanyak 300 remaja dan orang dewasa dari tujuh wilayah Jateng dampingan Childfund Indonesia terlibat dalam kegiatan ini.
"Kami juga melibatkan anggota dari OSIS Sekolah di wilayah Kota Semarang dalam acara," tutur Ketua Panitia Paulus Marijan pada tribunjateng.com.
Selain talkshow, acara ini juga sebagai peresmian peluncuran website kerjaku.org.
"Kami memberikan wadah bagi para orang muda yang akan mencari pekerjaan, ada pula program untuk pengembangan skill para pencari pekerjaan," tambahnya.
Serangkaian kegiatan ini diprakarsai oleh Childfund Indonesia dan bekerja sama dengan Yasasan Kesejahteraan Keluarga Soegioyopranoto, Yayasan Keluarga Sejahtera Boyolali serta Yayasan Sosial Bina Sejahtera Cilacap.
"Remaja sangat rawan menjadi korban perdagangan manusia, sedangkan bahaya perdagangan manusia kini semakin bervariatif dalam modus operasinya," ungap Paulus.
Harapan dari program ini, untuk menghindarkan populasi remaja usia 15 hingga 24 tahun dari bahaya perdagangan manusia.
"Dengan memberikan softskill dan technical skill pada remaja, sehingga dapat menentukan karirnya sendiri."
Program yang menjadi wadah bagi para orang muda mencari pekerjaan ini bekerjasama juga dengan para pemangku kebijakan baik pemerintahan serta forum HRD Jawa Tengah.
"Jadi kami mengawal para remaja wilayah binaan supaya terarah dan tak menjadi korban perdagangan orang dalam upaya pencarian kerjanya," tutur Ketua Panitia.
Adapun berbagai bentuk pembinaan yang dilakukan meliputi pemberian pelatihan bagi para remaja, kelompok perlindungan anak pada tiap desa maupun kelurahan, pemahaman mengenai seluk beluk perdagangan orang serta masih banyak serangkaian program lainnya.
Berdasarkan data dari Childfund Indonesia, upaya diberlakukan program ini merupakan pencegahan terjadinya perdagangan manusia sekitar 1.900 remaja di Provinsi Jawa Tengah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/seminar-mengenai-pencegahan-perdagangan-manusia_20180220_221002.jpg)