Hadiri Pesta Ulang Tahun Teman, Jotan Malah Dikeroyok

Jotan Kristana (47) tampak terpincang saat mendatangi Polrestabes Semarang, Kamis (22/2/2018).

Hadiri Pesta Ulang Tahun Teman, Jotan Malah Dikeroyok
rival al-manaf
Jotan saat menunjukan surat tanda bukti laporan pengaduan di Polrestabes Semarang, Kamis (22/2). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jotan Kristana (47) tampak terpincang saat mendatangi Polrestabes Semarang, Kamis (22/2/2018). Kedatangannya siang itu untuk menanyakan kelanjutan penanganan kasus penganiayaan yang ia laporkan, dua hari sebelumnya.

Selasa (20/2) lalu ia membuat laporan di SPKT Polrestabes Semarang terkait kejadian pengeroyokan yang dia alami.

Ia melaporkan dua orang P dan J yang mengeroyoknya di depan tempat Karaoke Locus, Jalan Gayamsari Semarang.

Gara-gara kejadian tersebut pria yang menjadi seorang petugas parkir di sebuah restoran Jalan Ahmad Yani tersebut keningnya robek sepanjang empat jahitan, hidung, kepala belakang, dan kiri memar.

"Kalau kaki kanan ini memang dulu sudah pernah tabrakan tapi sejak dikeroyok kemarin semakin sakit rasanya," ucap Jotan saat ditemui di Polrestabes.

Ia memaparkan peristiwa yang dialaminya diawali saat ia diajak merayakan pesta ulang tahun rekannya yang bernama Budianto di Locus Karaoke.

Sesampainya di sana, Budianto kemudian menelpon tujuh rekan lainnya yang tidak dikenal oleh Jotan diantaranya adalah P dan J.

"Ya awalnya kami karaoke saja senang-senang, disitu ya minum-minum juga, baru setelah itu ada salah paham saya dengan P, dia mendekat berdiri dihadapan saya," jelas Jotan.

Merasa ditantang, ia kemudian meladeni duel satu lawan satu di luar lokasi karaoke. Namun, ternyata bukan duel satu lawan satu yang didapat.

Jotan dikeroyok oleh P dan J bersama beberapa orang lain yang dia tidak tahu namanya.

"Saya dipukuli barengan, dikepruk pakai tempat sampah besi setinggi setengah meter, saya nggak bisa apa-apa karena lawannya banyak," imbuhnya.

Beruntung kawan yang datang bersama Jotan membawa lelaki tersebut ke RSUP dr Kariadi untuk segera mendapat pertolongan.

Terpisah, Kepala SPKT Polrestabes Semarang, Kompol Tumiran menyatakan memang telah menerima laporan tersebut. "Ya saat ini sedang ditangani Satreskrim, biar anggota bekerja dulu laporannya baru dua hari yang lalu," timpalnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved