Muhammad Nur Ajak Peneliti Bantu Masyarakat Melalui Produk Inovatif

Kami senantiasa mendorong para penelitiagar semakin banyak produk inovatif yang dihasilkan dan dimanfaatkan masyarakat

Penulis: deni setiawan | Editor: m nur huda

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - “Kami, di PT Dipo Technology Semarang, memiliki mini pabrik. Di sana, tidak sekadar menjadi tempat untuk para calon peneliti maupun peneliti muda melaksanakan kegiatan riset. Tetapi juga bisa belajar bagaimana menjual serta memasarkan hasil risetnya,” kata Project Manager of Teaching Industy PT Dipo Technology, Dr Muhammad Nur.

Kepada Tribunjateng.com, Sabtu (24/2/2018), dia mengutarakan, beberapa yang disampaikannya itu merupakan tujuan awal dan utama dari Pemerintah Pusat selama periode dua tahun ini memberikan amanahnya kepada PT Dipo Technology yang berada di Jalan Prof Dr Sudharto SH Tembalang Kota Semarang.

“Dari produk-produk inovatif hasil riset tersebut, kami pun berkewajiban untuk menghilirisasikannya ke masyarakat, membantu para petani. Termasuk juga dikomersialkan atau dipasarkan ke industri-industri. Tetapi tujuan utamanya adalah agar produk itu bisa dirasakan dan dimanfaatkan masyarakat secara langsung,” tandasnya.

Sehingga, lanjutnya, dari tujuan itu, PT Dipo Technology Semarang pun berkewajiban mendesiminasikan seluruh produknya sesuai standar berlevel sembilan. Dalam artian, tidak sembarangan menghasillkan kemudian didistribusikan. Seluruhnya diteliti serta dikontrol secara cermat.

“Sekarang ini kami sedang coba masuk atau bergerak di dunia kesehatan atau medis serta tekstil. Harapannya bisa membantu masyarakat maupun dunia-dunia usaha yang ada di Jawa Tengah. Atas dasar itu, kami pun ajak para peneliti untuk dapat menghasilkan produk-produk inovatif tersebut,” tuturnya.

Secara umum pula, pria yang juga pendiri Center for Plasma Research (CPR) Indonesia tersebut kembali menandaskan, ilmu yang kini dimiliki pihaknya terkait riset produk inovatif tersebut akan senantiasa dibuka selebar-lebarnya kepada siapapun, termasuk peneliti perguruan tinggi manapun.

“Kami ada divisi Teaching Industry. Dari divisi itu pula, kami senantiasa untuk mendorong para peneliti. Sehingga harapan besar kami, ke depannya bakal semakin banyak produk inovatif yang dihasilkan dan dimanfaatkan masyarakat," katanya.

Sehingga, imbuhnya, apa yang menjadi cita serta harapan pemerintah semakin terwujud., serta tidak kalah dengan negara-negara tetangga. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved