Breaking News:

Pemprov Jateng Akan Panggil Kepala SMAN 1 Semarang

Pemanggilan tersebut terkait kasus dikeluarkannya dua siswa SMAN 1 Semarang yang juga aktivis OSIS sekolah tersebut yaitu Afif dan Anin

Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
YOUTUBE
SMAN 1 SEMARANG gedung kuno 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Tengah akan memanggil Kepala SMAN 1 Semarang untuk dimintai keterangan, Senin (26/2/2018) ini.

Pemanggilan tersebut terkait kasus dikeluarkannya dua siswa SMAN 1 Semarang yang juga aktivis OSIS sekolah tersebut yaitu Afif dan Anin.

"Akan kami tindaklanjuti. Hari Senin, Kepala Sekolah akan kami undang untuk dimintai keterangan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah, Sri Kusuma Astuti, Minggu (25/2/2018).

Menurutnya, kasus tersebut perlu mendapat kajian serius dan komprehensif agar tidak mengorbankan anak dalam memeroleh hak pendidikan.

Menurut Kusuma, pihak sekolah mengambil kebijakan mengeluarkan siswa tentunya perlu memertimbangkan sejauh mana kasus tersebut. Namun yang terpenting, hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap harus diberikan.

"Walau dikeluarkan, hak pendidikan anak tetap wajib ada. Tidak harus di sekolah situ. Misalnya karena kasus tertentu si anak malu, akan kami upayakan di sekolah lain. Dia harus tetap sekolah," ujarnya.

Pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan penelusuran mengenai kasus tersebut. Hal itu untuk mengetahui secara detail terkait informasi masalah ini di lapangan seperti apa.

"Yang jelas tim kami terdiri atas BP3AKB, unsur Polda Jateng, Kejaksaan, Pengadilan, maupun dari unsur rumah sakit, nanti akan kroscek di lapangan. Setelah dari lapangan, kami akan memfasilitasi dan koordinasikan. Hak anak untuk sekolah kami usahakan untuk diberikan," paparnya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved