Black Blankon Populerkan Roti Bakar Isian Green Tea hingga Mozarela yang Lagi Hits di Kudus
Dirinya merupakan pemilik Roti Bakar Black Blankon, yang kini tengah hits di Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: galih permadi
Laporan wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Roti bakar menjadi satu di antara makanan yang cukup populer di masyarakat.
Keberadaannya mudah ditemui, dari pedagang kaki lima hingga restoran atau kafe ternama.
Melihat hal tersebut, Eko Wahyu Saputra (30) mulai tertantang untuk membuat identitas dari roti bakar yang dijualnya.
Dirinya merupakan pemilik Roti Bakar Black Blankon, yang kini tengah hits di Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
Pembeli yang datang rela mengantri di sekitar gerobaknya yang berada di Jalan Ahmad Yani, gang 2 Kota Kudus Jawa Tengah.
"Mulai Bulan September 2016, saya menekuni untuk berjualan roti bakar Black Blankon ini."
"Padahal sebelumnya saya bekerja di perusahaan sparepart mobil dan di bidang kayu, yang masing-masing berjalan 3 tahun."
"Karena tidak punya latar belakang di bidang kuliner itu, yang membuat saya tertantang bagaimana caranya jualan saya laku," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Jumat, (2/3/2018).
Saat itu, pada umumnya isian roti bakar menggunakan rasa strawberry, coklat, keju dan nanas.
Lantas Eko memutuskan berjualan roti bakar dengan topping green tea, varian rasa berbeda dan belum banyak digunakan oleh pedagang roti bakar di Kudus.
Hal yang dirintisnya tersebut tidak serta merta diterima oleh customernya.
Tak sedikit sesama pedagang roti yang menertawakannya.
Pria kelahiran Jombang Jawa Timur itu mengaku tidak berputus asa.
Dirinya giat berusaha hingga menghabiskan beberapa bungkus green tea sebagai strategi memperkenalkan rasa baru kepada pembeli.
"Jadi saya tawarkan kepada pembeli untuk mencicipi varian baru rasa green tea di sebagian roti bakar mereka."
"Dan hasil tidak mengkhianati usaha, hal yang saya lakukan tersebut kini berbuah manis karena varian yang saya kenalkan sekarang menjadi menu favorit pembeli," tuturnya.
Sedikitnya sekitar 80 roti terjual dalam sehari.
Bahkan sekarang Black Blankon telah mempunyai satu cabang di Panjunan, dekat soto Bu Jatmi Kabupaten Kudus.
Varian rasa yang dapat dipilih di Black Blankon kini semakin banyak dan beragam.
Terdapat isian beef burger, tuna, sosis lengkap dengan mozarela.
Coklat, almond dan matcha juga tersedia.
Bahkan Eko tak tanggung-tanggung menggunakan brand ternama dalam isian rotinya.
Mulai dari Cadburry, Silver Queen, Nutella, Ovomaltine, Bernadi dan masih banyak lainnya.
Untuk menu best seller, Eko menjelaskan dua isian yakni green tea dan beef mozarela.
Black Blankon buka mulai pukul 16.30 WIB hingga 23.00 WIB di Jalan Ahmad Yani.
Sedangkan di Panjunan, buka setengah jam lebih awal.
Satu porsi roti bakarnya dibandrol mulai Rp 11 ribu, tergantung isiannya.
Kadang dirinya juga membuka lapak di sekitar rumah dan menerima orderan melalui jasa layanan pesan antar di Kabupaten Kudus.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/roti-bakar-black-blankon-yang-kini-tengah-hits-di-kabupaten-kudus-jawa-tengah_20180302_135134.jpg)