Breaking News:

Kepala Disdikbud Jawa Tengah Mengurus Kepindahan Dua SMAN 1 Semarang

Kepala Disdikbud Jawa Tengah Mengurus Kepindahan Dua SMAN 1 Semarang. Harus segera pilih sekolah jika mau ujian nasional

Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua siswa SMA Negeri 1 Semarang yang dikeluarkan, Muhammad Afif Ashor dan Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, mendatangi kantor Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah, di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (1/3) siang. Mereka didampingi orangtua dan kuasa hukum.

"Kami ingin bertemu pak Sekda (Sekretaris Daerah)," kata Anin di samping sang ibu.

Rombongan itu masuk ke ruang Tata Usaha Setda Provinsi Jateng.

Mereka menghadap staf Setda, bermaksud minta izin bertemu Sekda, Sri Puryono.

Tak ada lima menit, rombongan dua siswa itu keluar. Ayah Afif, Sodikin menuturkan diminta untuk menunggu dulu oleh staf Setda.

Mereka pun menunggu di lobi. Saat menunggu itu, Anin dan Afif didatangi sejumlah siswa asal SMA Negeri 1 Yogyakarta. Rombongan itu mengatasnamakan Forum Komunikasi Pengurus OSIS (FKPO) Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kasus ini membuat kami sedih. Apalagi mereka (Afif dan Anin) sudah kelas 3," kata siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta, Hafidz Putro Anugrahanto.

Hafidz menuturkan kedatangan FKPO sekadar menguatkan perjuangan Afif dan Anin kembali diterima di SMA Negeri 1 Semarang. Kasus serupa, lanjut Hafidz, pernah terjadi juga di sekolahnya.

"Tetapi sekolah kami masih ada tindakan berupa klarifikasi ke pengurus. Ada komunikasi dan mediasi yang bagus. Sekolah kami juga terbuka, transparan," kata dia.

Hafidz mengatakan sudah lega bertemu Afif dan Anin. Mereka sempat saling mencurahkan perasaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved