Begini Performa KSP Artha Mulia Saat Rapat Anggota Tahunan ke-11

Begini Performa KSP Artha Mulia Saat Rapat Anggota Tahunan ke-11 di Hotel Pesona Semarang, Sabtu (3/3/2018).

Begini Performa KSP Artha Mulia Saat Rapat Anggota Tahunan ke-11
tribunjateng/hermawan endra
KSP Artha Mulia, menggelar acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-11 Tahun Buku 2017, di Hotel Pesona Semarang, Sabtu (3/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) saat ini berada dalam iklim persaingan yang sangat ketat. Terutama menghadapi gempuran bank-bank umum yang sudah masuk wilayah pasar mikro dengan memberikan tawaran suku bunga pinjaman lebih rendah.

Demikian disampaikan Ketua KSP Artha Mulia, Handoko Adimulya saat acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-11 Tahun Buku 2017, di Hotel Pesona Semarang, Sabtu (3/3/2018).

Ia mencontohnya, seperti hadirnya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan yang memberikan kredit bunga ringan, bahkan tanpa jaminan. Sedangkan KSP sulit untuk bisa seperti itu.

Menurutnya, perlu ada perhatian atau regulasi baru dari pemerintah untuk melindungi koperasi. Ia kawatir, jika kondisi terus dibiarkan maka akan mematikan KSP yang dari segi permodalan tidak mungkin mampu bersaing dengan perbankan.

Kondisi itu, berimbas pada kinerja KSP yang sedikit mengalami pelambatan. Total aset 2017 turun 2 persen dibanding satu tahun sebelumnya, dari Rp191,3 miliar menjadi Rp187,5 miliar.

Begitupun jumlah pinjaman yang diberikan. Total pencairan pinjaman pada 2017 sebesar Rp159,03 milyar diberikan kepada 8.235 anggota. Volume tersebut mengalami penurunan 5,51 persen dari Rp168,3 milyar di 2016 yang disalurkan kepada 7.915 anggota.

Sedangkan Non Performing Loan (NPL) atau tingkat kesehatan pinjaman di tahun 2017 berada diangka 4,04 persen naik dibanding 2016 sebesar 3,52 persen. Meski begitu NPL masih dianggap aman karena di bawah 5 persen.

Sementara Sisa Hasil Usaha (SHU) tumbuh , dari Rp768 juta di 2016 menjadi Rp776 setahun kemudian. Secara keseluruhan penilaian kesehatan KSP Artha Mulia sebesar 84,1 atau masuk predikat KSP yang sehat.

Dari jumlah simpanan, KSP Artha Mulia mengalami penurunan, dari Rp99,50 miliar pada 2016 menjadi Rp98,90 miliar setahun kemudian. Total Modal Penyertaan mengalami kenaikan 5 persen dari Rp75,52 milyar di 2016 menjadi Rp79,29 milyar.

Halaman
12
Penulis: hermawan Endra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved