Ada Ruang Khusus Anak Dilengkapi Permainan Edukatif di Perpustakaan Daerah Kabupaten Batang

Di Era digitalisasi yang terus berkembang pesat ternyata juga berpengaruh pada tumbuh kembang anak

Ada Ruang Khusus Anak Dilengkapi Permainan Edukatif di Perpustakaan Daerah Kabupaten Batang
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Tama (6) dan Abela (7) sedang asyik bermain di Ruang Edutoys di Perpustakaan Daerah, Kabupaten Batang, Senin (5/3/18). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani.

TRIBUNJATENG. COM, BATANG - Di Era digitalisasi yang terus berkembang pesat ternyata juga berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

Pengenalan dunia digital sejak usia dini pada anak bisa membentuk karakter tidak peduli dengan lingkungan sekitar.

Hal tersebut yang saat ini dihindari oleh Rohmah (24), Ibu muda satu anak ini yang lebih memilih mengajak anak dan keponakannya ke Perpustakaan.

Menurutnya, daripada anak-anak dibiarkan bermain Play Station (PS) atau bermain game di gadget lebih baik mengajak anaknya yang masih berusia enam tahun untuk bermain dan membaca di Perpustakaan Daerah, Kabupaten Batang yang letaknya juga tidak jauh dari rumahnya.

"Daripada main PS atau main game di gadget itu saya khawatir jadi kebiasaan dan pengaruhnya tidak baik, lebih baik saya ajak anak dan ponakan ke sini sehabis pulang sekolah," tuturnya.

"Di sini ada ruang edutoys khusus untuk anak-anak lengkap dengan fasilitas permainan yang juga bisa untuk belajar, kebetulan dekat juga dari rumah ke sini dengan boncengkan anak dan ponakan naik sepeda, " imbuhnya.

Selain itu dengan mengajak anak ke perpustakaan bisa melatih dan membiasakan untuk gemar membaca.

"Dibiasakan untuk suka datang ke Perpus karena apapun yang dia ingin tau bisa didapat dengan membaca buku. Misalkan ini anak saya suka dengan hewan dia ingin lebih banyak mengenal dan tau macam-macam hewan, nah di sini ada buku pengenalan hewan maupun dalam bentuk permainan puzzle, jadi anak lebih senang," ujarnya.

Rohmah yang sebagai Ibu rumah tangga mengaku hampir setiap hari berkunjung ke perpustakaan, bahkan jika suaminya tidak sedang bekerja Ia juga turut mengajak suaminya.

"Saya hampir setiap hari ke sini ajak anak saya paling tidak yaa sejam duajam, bahkan kalau suami saya sedang tidak bekerja saya ajak sekalian, daripada hanya menonton tv lebih baik ke perpus baca-baca," tandasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved