Pemkot Solo Bentuk Satgas Perlindungan Anak di Hotel

Pemkot Solo menginisiasi pembentukan satuan petugas (satgas) perlindungan anak di tingkat masyarakat

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo menginisiasi pembentukan satuan petugas (satgas) perlindungan anak di tingkat masyarakat.

Satgas ini diklaim berguna untuk menekan kasus kekerasan terhadap anak dan perdagangan manusia (trafficking) di bawah umur.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo memaparkan Satgas ini dibentuk untuk mengawasi pengunjung atau wisatawan, baik wisatawan domestik maupun internasional yang menginap di hotel.

Rudy menilai hal ini dilakukan usai terbongkarnya penyekapan dan penganiayaan seorang bocah di Hotel Wismantara, Banjarsari, Solo, beberapa waktu yang lalu.

"Jangan sampai kasus penyekapan dan penganiayaan anak terulang lagi di Kota Solo," ujar Rudy, Senin (5/3/2018).

Ia mengatakan pembentukan Satgas Perlindungan Anak di tingkat masyarakat bakal melibatkan pelaku hotel di Solo. Menurutnya, pelaku hotel tidak dapat mengawasi siapa saja tamu yang menginap di hotel.

Dengan adanya keterlibatan masyarakat dengan para pendatang, menurut Rudy, pengelola hotel dan penginapan tahu siapa saja yang berkunjung atau menginap dalam suatu waktu.

Terlebih ia membeberkan tak semua hotel di Solo mencatat semua tamu yang membawa anak kecil.

"Nanti kami akan koordinasikan dengan hotel-hotel. Selanjutnya kita buat Peraturan Wali Kota (Perwali) agar ada payung hukum," jelasnya.

Adapun, Wali Kota Rudy meminta peran aktif masyarakat untuk mendata warga yang menginap baik di rumah maupun penginapan.

Menurutnya pihak terkait dapat memaksimalkan data tersebut bila suatu hari nanti ada hal-hal yang tak diinginkan.

Apalagi menurut Rudy berdasar data yang ia dapatkan, angka kasus kekerasan terhadap anak di Solo sepanjang 2017 mencapai 83 kasus, didominasi bullying dan kekerasan seksual terhadap anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3A PM) Solo, Widdi Srihanto menambahkan pihaknya segera menindaklanjuti rencana pembentukan Satgas Perlindungan Anak di hotel dengan mengumpulkan stakeholder terkait.

"Di Solo ini banyak sekali Hotel, maka perlu ada pengawasan khusus di sana," kata Widdi. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved