Kasus Puluhan Santri Keracunan, Dinkes Periksa Sampel Makanan dan Minuman

Awalnya hanya beberapa santri saja yang merasakan tidak enak pada bagian perut. Namun, hingga Rabu (7/3/2018) sudah ada

Kasus Puluhan Santri Keracunan, Dinkes Periksa Sampel Makanan dan Minuman
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
PERIKSA - Petugas Dinas Kesehatan memeriksa kondisi santri pondok pesantren yang diduga keracunan minuman di Kabupaten Tegal, Rabu 7 Maret 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Setelah mengonsumsi minuman takjil dan makanan buka puasa, puluhan santri Pondok Pesantren Annur Kelurahan Kalisapu, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, merasakan mual tak biasa.

Awalnya hanya beberapa santri saja yang merasakan tidak enak pada bagian perut. Namun, hingga Rabu (7/3/2018) sudah ada sekitar 38 santri yang merasakan hal serupa.

Bahkan, ada empat santri yang dibawa ke RSUD Soeselo Slawi lantaran tubuhnya semakin lemas dan harus mendapatkan perawatan intensif di Ruang IGD.

Baca: Diduga Keracunan Minuman, Sejumlah Santri di Tegal Dirawat Intensif

Sedangkan santri lainnya dirawat tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, PMI, dan RSUD di ruang lantai dua masjid ponpes.

Mereka mendapatkan perawatan berupa pemberian obat dan pemasangan infus. Puluhan santri teletang di keramik berjejeran.

Baca: Es Kelapa Dicampur Minuman Serbuk Instan Rasa Jeruk Diduga Penyebab Para Santri Keracunan

Kepala Bidang Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Kiswandi, mengatakan jika ada santri yang tidak kuat lagi dirawat di tempat perawatan dadakan itu, akan langsung dibawa ke rumah sakit.

"Kami akan terus observasi (memantau) perkembangan kondisi mereka. Kami bersiaga selama 24 jam," kata Kiswandi.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved