Operasi Tangkap Tangan

BERITA LENGKAP Penyidik Kejari Temukan 116 Amplop Suap BPN Kota Semarang

BERITA LENGKAP Penyidik Kejari Temukan 116 Amplop Suap BPN Kota Semarang. Windari Rochmawati ditahan di Lapas Bulu

BERITA LENGKAP Penyidik Kejari Temukan 116 Amplop Suap BPN Kota Semarang
tribunjateng/do
Kepala Kejari Kota Semarang Dwi Samudji menyatakan Windari Rochmawati, Kasubsi Pemeliharaan Data Pertanahan Nasional BPN Kota Semarang, telah ditetapkan sebagai tersangka. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Kejari Kota Semarang Dwi Samudji menyatakan Windari Rochmawati, Kasubsi Pemeliharaan Data Pertanahan Nasional BPN Kota Semarang, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Windari perempuan asal Klaten, Jawa Tengah, itu ditangkap OTT yang dilakukan oleh Kejari Kota Semarang, di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang, pada Senin (5/3) petang.

Dalam jumpa pers di Kantor Kejari Kota Semarang Jalan Abdulrachman Saleh Nomor 5-9 Semarang, Kajari Samudji menjelaskan, Windari dinyatakan sebagai tersangka karena telah mendapatkan sejumlah uang kurang lebih Rp 600 juta. Uang itu diduga berasal dari hasil pungli atau suap di Kantor BPN Kota Semarang.

Baca: Suciaty: Dari pada Hidup Tak Tenang Dincam Terus Mau Dibunuh Suami, Lebih Baik Saya Bunuh Duluan

"Hasil uang itu kami dapatkan di berbagai lokasi. Seperti rumah kos Windari di Jalan Perumahan Wahyu Utomo RT 2 RW 6, Kelurahan Tanbak Aji, Ngaliyan, Semarang, mobil milik Windari yakni Honda HRV, dan Kantor BPN Kota Semarang, yang jumlahnya total kurang lebih Rp 600 juta," kata Samudji, Rabu (7/3).

Samudji memaparkan, rincian temuan uang itu di rumah kos Windari Rp 498 juta, di mobil Windari Rp 51 sekian juta, di tas Windari di Kantor BPN Kota Semarang Rp 35,9 juta.

"Itu belum yang amplop, karena yang amplop belum kita buka dan periksa. Hasil itu adalah uang bendelan yang kita temukan di tiga tempat tadi," katanya.

Baca: BIKIN GERAM! Siswa SMP Ini Aniaya Guru Wanita Pakai Kursi dan Lempar HP Karena Main Game di Kelas

Ia juga menjelaskan, selain uang tunai, ada juga uang yang masih berada di dalam amplop disertai nama dari masing-masing pemilik amplop.

"Kemarin kita menemukan 9 amplop dan satu uang bendel, saat ini ditambah lagi dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi tadi, total ada 116 amplop dengan nominal bervariasi, mulai Rp 2 juta sampai Rp 14 juta nominal yang ada di amplop-amplop tersebut," bebernya.

Halaman
123
Penulis: hesty imaniar
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved