Warga Kalipancur Kelola Bank Sampah

Dyahsari Dapat Rp 1 Jutaan, Dari Hasil Nabung Sampah

Sampah juga bisa diberdayakan sehingga bisa memiliki nilai ekonomi yang tinggi untuk warga masyarakat.

Dyahsari Dapat Rp 1 Jutaan, Dari Hasil Nabung Sampah
Tribunjateng.com/Raka F Pujangga
Seorang nasabah Bank Sampah Indria Jaya menyetorkan sampah di Jalan Abdulrahman Saleh, Kamis (8/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sampah tidak hanya sekadar kotoran yang harus disingkirkan dari rumah.
Namun, sampah juga bisa diberdayakan sehingga bisa memiliki nilai ekonomi yang tinggi untuk warga masyarakat.

Satu di antaranyaBank Sampah Indria Jaya yang bisa menjadi tempat untuk menambah pendapatan rumah tangga melalui sampah.

Warga RT 12, RW 3, Kelurahan Kalipancur, Dyahsari sudah setahun terakhir rutin menyetorkan sampah kardus dan plastik ke sana.

Di tengah kesibukannya menjadi guru di SMP Hj Isriati, Semarang, pihaknya selau rutin untuk mengumpulkan sampah.

"Tidak cuma sampah di rumah, tapi saya juga mengajarkan anak-anak di sekolah untuk bisa mengumpulkan sampah anorganik," jelas dia, disela-sela peresmian gudang Bank Sampah Indria Jaya,di Jalan Abdulrahman Saleh, Semarang, Kamis (8/3/2018).

Menurutnya‎, sampah-sampah yang terlihat mengotori itu justru memiliki nilai jual yang cukup tinggi.
Terlebih di sekolah, kata dia, banyak plastik dan botol minuman yang bisa disetorkan ke bank sampah tersebut.

"Sekitar setahun ini, saya sudah rutin mengumpulkan sampah. Hasilnya lumayan simpanan saya sudah ada Rp 1 jutaan," jelas dia.

Bank Sampah Indria Jaya, tercatat mampu mengumpulkan sampah dari masyarakat sekitar sebanyak 500 kilogram per bulan.

Keberhasilan yang tercapai selama itu, tidak lepas dari pendampingan Yayasan Bintari yang terus memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat.

Halaman
1234
Penulis: raka f pujangga
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved