Penampakan Kekompakan TNI Polri Gotong royong Perbaiki Jembatan Ambrol di Blora

Penampakan Kekompakan TNI Polri Gotong-royong Perbaiki Jembatan Ambrol di BloDesa Singget, Kecamatan Jati Kabupaten Blora

Penampakan Kekompakan TNI Polri Gotong royong Perbaiki Jembatan Ambrol di Blora
tribunjateng/humas polres blora
TNI Polri dan masyarakat kerja bakti perbaiki Jembatan kayu Dusun Setren Desa Singget, Kecamatan Jati Kabupaten Blora yang ambrol di sebagian ruasnya, Selasa 13 Maret 2018 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Jembatan kayu Dusun Setren Desa Singget, Kecamatan Jati Kabupaten Blora ambrol di sebagian ruasnya.

Hal ini menyusul hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama 3 hari.

Jembatan dengan panjang 11 M dan tinggi 6 M penghubung Dusun Setren dan Dusun Sambiroto ini pun ambrol karena debet air yang meningkat dan arus deras air sungai.

Kapolsek Jati Polres Blora AKP Joko Priyono bersama anggotanya dengan sigap pagi tadi, Selasa (13/3/2018), meninjau keberadaan jembatan yang ambrol tersebut.

TNI Polri dan masyarakat kerja bakti perbaiki Jembatan kayu Dusun Setren Desa Singget, Kecamatan Jati Kabupaten Blora yang ambrol di sebagian ruasnya, Selasa 13 Maret 2018
TNI Polri dan masyarakat kerja bakti perbaiki Jembatan kayu Dusun Setren Desa Singget, Kecamatan Jati Kabupaten Blora yang ambrol di sebagian ruasnya, Selasa 13 Maret 2018 (tribunjateng/humas polres blora)

Pada saat itu masyarakat Desa Singget bersama anggota Polsek Jati dan Koramil langsung bergotong royong memperbaiki tebing jembatan yang longsor tersebut dengan membuat pagar pembatas dari bamboo, memperbaiaki kayu dan karung berisi pasir di sisi Jembatan ambrol.

“Roda perekonomian dan aktivitas ratusan jiwa warga di dua dusun tersebut terganggu. Bahkan untuk pergi tempat kerja, ke sawah dan sekolah warga harus memutar sejauh 4 Km karena akses jalan terdekat putus.” kata Kapolse AKP Joko dalam rilis kepada tribunjateng.com.

Kepala Desa Singget mengatakan, bahwa jembatan ini dibangun atas swadaya dari warga masyarakat dan pembangunannya sudah puluhan tahun lalu. Jembatan ini merupakan akses satu-satunya bagi warga Dusun Setren untuk berhubungan dengan daerah sekitar.

Lebih lanjut Kades menambahkan putusnya jembatan disebabkan karena hujan yang secara terus menerus mengguyur Desa Singget sehingga jembatan tersebut ambrol di sebagian sisinya dengan kondisi setengah badan miring hamprir hanyut, dan akibatnya jalan utama menuju ke wilayah Dusun Sambiroto Desa Singget terputus.

“Jembatan ini harus segera diperbaiki, walaupun masih bisa dilalui oleh pejalan kaki, namun kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Akhirnya warga masyarakat secara gotong royong bersama anggota Polsek dan Koramil Jati dan semangat memperbaiki jembatan demi kepentingan bersama. Harapan kami ada bantuan untuk memperbaiki jembatan yang rusak ini karena keberadaannya sangat vital yaitu akses satu-satunya jalan penghubung desa,” imbuh kades.

Kapolsek Jati menghimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada bencana karena perkiraan cuaca tidak menentu. “Kegiatan ini wujud kepedulian dan tanggap bencana Polri bersama masyarakat memperbaiki jembatan yang ambrol,” pungkasnya. (*)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved