Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Longsor Susulan Ancam Rumah di Tugusari Semarang, Warga Minta Pemkab Tanggap

Puluhan warga dibantu Banser Ansor membersihkan tumpukan tanah untuk menghindari longsor susulan.

Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Ancaman longsor di RT 2 RW 11 Dusun Tugusari Desa Kandangan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang akibat rekahan tanah pada Senin (19/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Puluhan warga dibantu Banser Ansor membersihkan tumpukan tanah untuk menghindari longsor susulan.

Lebih dari dua puluhan rumah warga di RT 2 RW 11 Dusun Tugusari Desa Kandangan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang terancam longsor

Longsor terjadi pada Minggu (18/3/2018) sore. Dua rumah warga milik Jumadi dan Rinto terkena longsor yang diakibatkan rekahan tanah di sekitar dusun.

Rekahan tanah ini sepanjang kurang lebih seratus meter dengan jarak antarrekahan tiga hingga lima meter.

"Setiap kali hujan rekahan tanah ini semakin membesar. Selain itu tanah dari bukit turun hingga ke pemukiman warga. Kemarin (hari Minggu) mengenai dua rumah warga yang berada di samping bukit ini," kata Kepala Dusun Tugusari, Suwardi di sela kerja bakti warga pada Senin (19/3/2018) siang.

Sementara ini untuk menghindari bencana yang lebih besar, warga dibantu anggota Banser Kecamatan Bawen memindahkan tanah longsoran dan mengurangi beban tanah secara manual.

Mereka menganggap upaya yang mereka lakukan kurang efektif dan berharap pemerintah segera memberikan bantuan alat berat untuk memindahkan tanah.

Tanah yang longsor tersebut berpotensi besar melongsori kediaman warga lainnya.

"Kami berharap pemerintah dapat memberi bantuan alat berat untuk memindahkan tanah yang berpotensi melingsori puluhan rumah warga kami," imbuh Suwardi.

Kepala Desa Kandangan, Paryanto menyatakan rekahan tanah ini sebenarnya telah lama terjadi dan telah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Semarang.

Namun belum sempat dilakukan eksekusi, sudah terdapat rumah warga yang terdampak.

"Kami berharap agar bantuan dari Pemkab Semarang bisa segera turun agar warga tidak merasa khawatir saat hujan tiba," ujar Paryanto.

Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Semarang, Mohammad Jamil menyatakan jajarannya siap membantu warga yang membutuhkan bantuan, terlebih untuk kepentingan masyarakat banyak.

"Tidak hanya kegiatan sosial kemasyarakatan kami juga menerjunkan personil untuk membantu warga dan kepolisian," terang Jamil.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved