PDAM Salatiga Miliki 854 Titik Sumur Resapan di Senjoyo, Ini Dia Manfaatnya
PDAM Kota Salatiga sukses membuat 140 titik sumur resapan air baru di kawasan Mata Air Senjoyo Tengaran
Penulis: ponco wiyono | Editor: iswidodo
Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - PDAM Kota Salatiga sukses membuat 140 titik sumur resapan air baru di kawasan Mata Air Senjoyo yang berada di Desa Patemon Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang.
Kini, di lokasi tersebut secara keseluruhan terdapat 854 titik sumur resapan. Meski jumlah sumur resapan meningkat, kepala PDAM Samino tetap berharap masyarakat peduli terhadap ketahanan stok air yang berada di dalam tanah yang selama ini mengalami penurunan.
Hal tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan USAID Indonesi Urban Water, Sanitation adn Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) di kantornya pada Senin (9/3/20180.
"Kebutuhan akan air terus meningkat dan kita harus peduli dengan hal ini, salah satunya adalah menjaga ketersediaan air dengan membuat sumur resapan. Masalah penurunan debit air terjadi di semua tempat termasuk Salatiga dan Kabupaten Semarang," jelasnya.
Samino mencontohkan, debit air di mataair Senjoyo pada tahun 1995 adalah sebesar 1,115 liter perdetik. Sementara pada tahun 2008, debt air di tempat yang sama turun menjadi 838 liter perdetik.
Kemudian pada tahun 2014 lalu, saat musim kemarau debit air di mata air Senjoyo pun turun hingga 40 persen.
Samino mengatakan, hal ini terjadi lantaran adanya perubahan tata guna lahan di sekitar mata air yang terjadi dalam kurun waktu 2003 hingga 2011.
"Perubahan tersebut berakibat terhentinya penyerapan air di mata air Senjoyo dan guna menghadapi masalah ini kami menggandeng Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thoyyibah dan IUWASH PLUS dalam proyek konservasi air dengan membangun sumur resapan dan reboisasi di sekitar mata air dan beberapa daerah tangkapan air di lereng Merbabu yang airnya mengalir ke Senjoyo," terang Samino.
Dengan jumlah resapan air sebanyak itu, air yang bisa diserap saat hujan turun kini mencapai 68,32 liter perdetik.
Samino mengakui, ratusan unit sumur resapan tersebut mampu meningkatkan debit air mata air Senjoyo sehingga saat ini, PDAM Salatiga bisa mengelola air hingga 145 liter perdetik.
Sementara Asep Mulyana dari IUWASH PLUS mengatakan, program konservasi air yang dilaksanakan IUWASH PLUS bersama PDAM Kota Salatiga dan SPPQT diharapkan bisa menjaga ketahanan ketersedian air tanah sehingga kebutuhan air bersih masyarakat bisa terus terjaga.
"Program konservasi air seperti ini akan terus kami kembangkan dan sejauh ini kami lihat cukup efektif dalam upaya peningkatan kapasitas mata air Senjoyo yang digunakan sebagai sumber air PDAM Kota Salatiga dan masyarakat," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sumur-resapan-kawasan-mata-air-senjoyo_20180319_165638.jpg)