Faktor Ekonomi Picu Terjadinya Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Salatiga

Faktor Ekonomi Picu Terjadinya Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Salatiga

Faktor Ekonomi Picu Terjadinya Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Salatiga
net
Faktor Ekonomi Picu Terjadinya Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Salatiga 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sepanjang tahun 2017 lalu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Salatiga menerima laporan 13 kasus kekerasan terhadap anak dan 15 kasus kekerasan perempuan berbasis gender.

Menurut Kepala Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak DPPA Salatiga, Sulastri Wiryaningsih melalui Kepala Bagian Humas pemerintah Kota Salatiga Sri Satuti, penyebab terjadinya kasus tersebut sebagian besar adalah faktor ekonomi dan tingkat pendidikan baik pelaku dan korban yang relatif rendah.

Sulastri mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah dan upaya dalam mencegah terjadinya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan berbasis gender. Namun pencegahan terhadap kasus semacam ini ia katakan terbilang sulit lantaran menyangkut tingkat emosional seseorang.

"Dari kesimpulan sejumlah kasus yang sudah kami tangani, rata-rata dipicu oleh faktor ekonomi. Jadi karena sang suami tidak bisa memenuhi kebutuhan, kemudian timbul cekcok dan disusul kekerasan," katanya pada Selasa (20/3/2018).

Semua kasus tersebut dikatakan Satuti telah dilaporkan ke DPPA pada tahun lalu dan sejauh ini sudah tertangani dengan baik. Pendampingan terhadap korban juga sudah dilakukan sesuai dengan rujukan, demikian halnya rehabilitasi dan pemulihan kondisi psikologis korban mau pun pelaku.

Sementara untuk tahun ini, guna menekan terjadinya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan berbasis gender, Dinas disebut Satuti telah menyiapkan sejumlah program pencegahan. Selain, meningkatkan ketahanan keluarga dan pendidikan budi pekerti terhadap pelajar, dilakukanpula sosialisasi pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak serta sosialisasi Undang Undang tentang KDRT dan perlindungan anak. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved