Jasa Raharja Jemput Bola Menangani Korban Kecelakaan Beruntun di Brebes.
PT Jasa Raharja Jawa Tengah bertindak cepat melakukan jemput bola dengan mendatangi rumah sakit korban kecelakaan Brebes
Penulis: hermawan Endra | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Jasa Raharja Jawa Tengah melalui Kantor Pelayanan Tegal bertindak cepat melakukan jemput bola dengan mendatangi rumah sakit korban kecelakaan Brebes di Jalan Raya Tegal-Purwokerto.
Hal tersebut dilakukan untuk mendata korban dan ahli waris serta menerbitkan surat jaminan kepada rumah sakit bagi seluruh korban.
Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Tengah Harwan Muldidarmawan mengatakan, seluruh korban terjamin Jasa Raharja sesuai Undang Undang Nomor 34 Tahun 1964.
Ahli Waris korban meninggal dunia berhak memperoleh santunan sebesar Rp 50juta. Sedangkan korban luka-luka mendapatkan jaminan biaya perawatan maksimal Rp 20juta.
"Petugas kami membantu sepenuhnya di mana dana santunan meninggal dunia akan segera kami bayarkan pada hari ini 20 Maret 2018, dana santunan utuh tidak ada biaya apapun," ucap Harwan.
Diberitakan sebelumnya, telah terjadi laka lantas beruntun pada Selasa (20/3/2018) pukul 08.00 di Jalan Raya Tegal-Purwokerto tepatnya di sebelah selatan terminal lama Pagojengan Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Kecelakaan yang melibatkan Truk Tronton Nopol R-1979-DB muatan kedelai dan Mitsubishi L300 Nopol R-1709-GH dengan lima sepeda motor ini menewaskan 6 orang termasuk supir truck dan 8 orang luka-luka.
Kecelakaan bermula saat truk tronton melaju dari arah selatan (Purwokerto) ke utara (arah Brebes) dengan kecepatan kurang lebih 70 kilometer perjam.
Sesampainya di TKP truk tidak dapat mengurangi kecepatan kemudian sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga menabrak KBM L300 beserta lima sepeda motor yang melaju di depannya.
Beberapa korban meninggal dunia diantaranya Palahudin (25) dan, Sefti Ika (24). Keduanya warga Pagojengan Paguyangan. Korban lainnya Surono (40) warga Pruwatan Bumiayu, serta Bambang Handoyo (48), Sopir Truk, warga Karangtalun Kabupaten Cilacap.
Dua korban meninggal lain Eti (30) warga Tumiyang Kecamatan Legok Pakuncen Banyumas dan Agus Triyono (45) warga Paguyangan.
Sedangkan korban luka berat yakni Khalid Khamami (41) warga Ajibarang Banyumas. Ia mengalami kaki kiri putus di bawah lutut, dan dirawat di RS Siti Aminah.
Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan tujuh korban mengalami luka ringan. Mereka antara lain, Fathan (3), warga Pandansari, kecamatan Ajibarang kabupaten Banyumas, Yuni Purwanto (43), warga Waru Pagojengan, Brebes.
Nurhayati (45), warga Damsari pagojengan, Brebes, Malikha (45), warga Waru Pagojengan Brebes. Slamet Bagus (41), warga Sawogadung RT 02/04 Mirit Kebumen.
Serta Anna Faizal (21) kernet, warga Cidungun 4/4 Jeruk Legi Cilacap dirawat di Rs Siti Aminah dan Tri Setyono (39), sopir L300 warga Banjarpatroman.
"Jasa Raharja Jawa Tengah ikut berduka, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Dan para korban luka-luka semoga segera pulih kembali," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jasa-raharja-tegal_20180320_191525.jpg)