PDAM Salatiga Bahas Kenaikan Tarif Libatkan RT RW, Begini Tanggapan Yuliyanto

PDAM Salatiga Bahas Kenaikan Tarif Libatkan RT RW, Begini Tanggapan Yuliyanto

PDAM Salatiga Bahas Kenaikan Tarif Libatkan RT RW, Begini Tanggapan Yuliyanto
tribunjateng/ponco wiyono
PDAM Salatiga Bahas Kenaikan Tarif Libatkan RT RW, Begini Tanggapan Yuliyanto 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - PDAM Kota Salatiga menjajaki penyesuaian tarif bulan April nanti. Kepala PDAM Salatiga Samino menyampaikan, kajian di empat kecamatan sudah selesai dilakukan dan tiga golongan pelanggan air PDAM nantinya akan menerima penyesuaian tarif sesuai golongannya.

Menurut Samino saat dikonfirmasi pada Rabu (21/3/2018), kenaikan tarif tersebut sudah sesuai dengan amanat dan perintah Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif PDAM.

Tarif PDAM Salatiga akan Dinaikkan, Walikota segera Sosialisasikan hingga Kecamatan
Tarif PDAM Salatiga akan Dinaikkan, Walikota segera Sosialisasikan hingga Kecamatan (tribunjateng/dok)

"Di dalam aturan tersebut, seluruh PDAM di Indonesia menyesuaikan tarif sesuai yang ditetapkan Kemendagri agar terjadi full cost recovery sesuai analisis tim Kemendagri," kata Samino.

Dalam melakukan kajian dan konsultasi publik di empat kecamatan, petugas disebut Samino menggunakan prinsip keterjangkauan, keadilan, mutu pelayanan, efisiensi pemakaian air, perlindungan air baku serta transparansi dan akuntabilitas.

"Apa yang kami lakukan yakni kajian dan sosialisasi dengan bertatap muka langsung dengan RT RW dan tokoh masyarakat mungkin pertama di Indonesia. ini sebagai bentuk kami sangat menghargai dan mencintai para pelanggan” tuturnya.

Peyesuaian tarif sendiri diputuskan begitu kajian telah selesai disimpulkan dan warga dinilai tidak terlalu mempermasalahkan kenaikan tarif. Salah satu alasannya, disebut Samino adalah karena penyesuaian tarif nantinya masih terbilang terendah di Jateng.

Sendang Senjoyo di Tingkir Kota Salatiga
Sendang Senjoyo di Tingkir Kota Salatiga (tribunjateng/dok)

Penyesuaian tarif ini rencananya akan meliputi tiga golongan, yaitu golongan yaitu A, B, dan C. Untuk pemakaian 0 meter kubik hingga 10 meter kubik, pelanggan yang masuk golongan rumah tangga A, akan mengalami kenaikan sebesar Rp. 170,- (dari Rp. 830 menjadi Rp. 1000).

Rumah tangga B naik sebesar Rp. 710 (dari Rp. 1.490 menjadi Rp.2200) dan Rumah Tangga C naik sebesar Rp. 915 (dari Rp. 2.185 menjadi Rp.3.100).

Walikota Yuliyanto sendiri menyetujui dan mengapresiasi kinerja tim yang telah melibatkan masyarakat untuk proses penyesuaian. Walikota menekankan, perbaikan pelayanan sebagai suatu hal yang wajib dilakukan, seiring kenaikan tarif ini.

“PDAM harus responsif. Kalau ada keluhan masyarakat langsung ditindak lanjuti. Air merupakan kebutuhan yang sangat pokok bagi warga masyarakat, untuk itu kita harus sangat memperhatikan hal itu. Demikian juga warga masyarakat juga menyikapi hal ini dengan bijak. Kenaikan ini juga berprinsip pada efisiensi penghematan air, maka gunakan sesuai kebutuhan,” pinta Yuliyanto. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved