TERNYATA Kartu Kredit Lebih Aman Dibanding Kartu ATM

Kombes Pol Lukas Akbar Abriari mengungkapkan beberapa hal yang perlu diketahui seputar keamanan kartu ATM

TERNYATA Kartu Kredit Lebih Aman Dibanding Kartu ATM
tribunjateng/humas polres kebumen
Kartu ATM Tertelan, Agung Kehilangan Rp 65 Juta setelah Dibantu Orang Tak Dikenal 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng sejauh ini belum menerima laporan terkait kasus skimming atau pembobolan data kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Meski begitu, Direktur Ditreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Lukas Akbar Abriari mengungkapkan beberapa hal yang perlu diketahui seputar keamanan kartu ATM

Ia pun menyebutkan alasan mengapa kartu ATM mudah dibobol menggunakan alat skimming.

Kombes Pol Lukas menjelaskan, upaya skimming rentan terjadi pada kartu ATM jenis Debit.

Kombes Lukas Akbar Abriari
Kombes Lukas Akbar Abriari (TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS)

Pasalnya, sebagian besar kartu ATM (debit) belum menggunakan chip EMV yang biasa ditemukan pada kartu ATM Kredit atau Credit Card.

Chip EMV sendiri berfungsi agar kartu ATM tidak mudah di-copy atau dibobol alat skimming yang dioperasikan oleh seorang hacker.

"Banyak bank yang belum pakai chip EMV di kartu debit. Jadi, pihak Bank Indonesia (BI) dan Polri sudah mempersiapkan rencana itu ke depan agar kasus skimming tidak melebar, khususnya di Jawa Tengah," terang Kombes Pol Lukas saat dihubungi Tribunjateng.com.

Menurutnya, sebagian besar kartu ATM debit masih memakai perangkat magnetic strip sehingga mudah diretas oleh alat skimming.

Sebab, saat mulut mesin memindai kartu ATM debit, sistem kerja magnetic strip dapat terekam juga oleh alat skimming yang terpasang di mulut mesin kartu ATM.

Lebih lanjut, ia juga menerangkan, sebenarnya pihak BI telah menetapkan National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS).

Kata Lukas, dalam standar tersebut Kartu ATM di seluruh Indonesia harus terpasang chip EMV seperti Kartu Kredit.

Maka dari itu, Polri dan BI mendorong perbankan utk menggunakan chip tersebut.

Tak hanya itu, pihaknya pun sudah menerima perintah dari Mabes Polri untuk mengantisipasi kasus skimming dengan berkordinasi jajaran Polda lain.

"Kami sudah mendapat instruksi dari Mabes Polri. Kami akan kordinasi dengan Polda Metrojaya, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengantisipasi kasus ini agar tidak melebar," lanjutnya. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved