Laporan Terbaru PBB: Asia Kehabisan Ikan Pada 2048, Ini Sebabnya

Tak hanya itu, Afrika bahkan diperkirakan kehilangan separuh spesies mamalia dan burung pada 2100 mendatang

Laporan Terbaru PBB: Asia Kehabisan Ikan Pada 2048, Ini Sebabnya
Senja di pantai Pulau Triton, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, beberapa waktu lalu. Pulau ini merupakan bagian kawasan konservasi laut Kabupaten Kaimana yang kaya keanekaragaman hayati bawah laut dengan jajaran bukit karst berhias lukisan dinding kuno di sekitarnya.(KOMPAS/IRENE SARWINDANINGRUM) 

TRIBUNJATENG.COM - Perubahan iklim dan pemanasan global telah lama diketahui mempengaruhi alam di berbagai belahan dunia. Bahkan, baru-baru ini Persatuan Banga-bangsa ( PBB) merilis laporan terbaru tentang "kehancuran dunia" ini.

Ada empat laporan penting PBB yang dipresentasikan pada pertemuan para ilmuwan di Medellin, Colombia, Jumat (23/03/2018) lalu.

Salah satunya menyebutkan kehancuran dan kemunduran keanekaragaman hayati di dunia.

Hal itu disebut-sebut sudah sangat parah sehingga membahayakan ekonomi, mata pencaharian, ketahanan pangan, akses air minum, serta kualitas hidup masyarakat dunia.

Laporan-laporan tersebut merupakan hasil pengamatan selama 3 tahun yang melibatkan 550 ahli dari lebih 100 negara.

Para peneliti menilai keanekaragaman hayati dan ekosistem di empat wilayah, yaitu Amerika, Asia-Pasifik, Afrika, dan Eropa-Asia Tengah.

Menurut laporan tersebut, pada tahun-tahun mendatang, perubahan iklim hanya akan memberi tekanan lebih besar terhadap keanekaragaman hayati di dunia.

Laporan ini telah diamini oleh Platform Ilmu Pengetahuan Antarpemerintah tentang Layanan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem (IPBES).

Para peneliti menemukan bahwa di Amerika telah terjadi penurunan 50 persen air tawar terbarukan per orang sejak 1960-an.

Di Eropa, 42 spesies hewan serta tumbuhan darat cenderung menurun dalam ukuran populasi pada dekade terakhir.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved